Cari yang berintegritas, Bawaslu RI menguji 6 calon komisioner Bawaslu Kaltara

0
590
6 Calon komisioner Bawaslu Kaltara saat bersiap-siap mengikuti fit and profer test (hfa)
6 Calon komisioner Bawaslu Kaltara saat bersiap-siap mengikuti fit and profer test (hfa)
6 Calon komisioner Bawaslu Kaltara saat bersiap-siap mengikuti fit and profer test (hfa)

MBNews, Tarakan – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia melakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan kepada 6 calon komisioner Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (18/3/2015) di sekretariat panitia seleksi Bawaslu Kaltara di Kota Tarakan.

6 Calon komisioner bawaslu yang dilakukan uji kalayakan dan kepatutan yakni Siti Nuhriyati S.E., M.Si, Muhammad Astra, SH., Mumaddadah, SH, M.H., Makmur, S.Ag, Jumaidah, S.Pd dan Ruslan, SE.

“Sebelum kita melakukan proses fit and profer, Bawaslu pusat meminta visi dan misi dari calon komisioner Bawaslu Kaltara, dan itu diharuskan untuk mengetahui apa yang akan dilakukan jika terpilih menjadi komisioner,” Ujar Komisioner Bawaslu pusat Endang Wihdatiningtyas kepada merahbirunews.com

Hal utama yang menjadi prioritas penilaian dari calon komisioner tersebut yakni integritas yang dimiliki oleh calon komisioner dan tentu rekam jejak yang bersangkutan dalam beberapa tahun terakhir temasuk masukan dan pelaporan dari masyarakat.

“Tentu kita sudah menerima masukan dan kritikan dari masyarakat terkait calon komisioner yang telah terpilih tersebut, kami juga menerima SMS dan itu akan kita klarifikasi kepada yang bersangkutan untuk pelaporan yang sudah masuk,” Katanya

Dalam keputusan penetapan komisioner Bawaslu Kaltara, dilakukan oleh 5 orang komisioner pusat. Berhubung yang hadir di Tarakan untuk lakukan fit dan profer hanya 3 orang nantinya 3 komisioner ini akan lakukan paparan kepada 2 komisioner lagi, sehingga penetapannya akan tetap lengkap 5 orang.

“Akan ada pleno oleh Bawaslu RI, dan akan melakukan ranking urutan 1 hingga 6, urutan 1 hingga 3 menjadi komisioner tetap Bawaslu Kaltara, sementara 4 hingga 6 menjadi cadangan atau PAW jika sesuatu saat salah satu anggota berhenti atau diberhentikan,” Kata Endang

Untuk hasilnya Bawaslu RI secepatnya melakukan kinerja, setelah terpilih akan langsung dilakukan pelantikan di Jakarta kemudian diharapkan Tim Bawaslu Kaltara dapat langsung bekerja mengingat KPU Kaltara sudah dibentuk dan akan segera memasuki tahapan pemilu kepala daerah Gubernur Kaltara.

“Di Bawaslu sebenarnya tidak ada yang paling hebat, namun disini akan dilihat siapa orang berintegritas, yang dapat berkomunikasi dengan baik dan dapat bekerja sama, karena pekerjaan ini bersifat kolektif kolegia,” Pungkas Endang (hfa)