Defisit Anggaran, Kenaikan Uang Insentif RT Hanya Mimpi

0
409
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

MBNews, Tarakan – Adanya kontrak politik Walikota dan Wakil Walikota Tarakan, Sofian Raga – Khaeruddin Arief Hidayat, untuk menaikan uang insetif Ketua RT terus bergulir, bahkan Ratusan Ketua RT se- Kota Tarakan kembali menangih kenaikan insentif tersebut, pada saat Pemkot), DPRD Tarakan, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) menggelar silaturrahmi dengan Ketua RT se- Tarakan, di gedung serba guna Pemkot Tarakan, Senin (1/6/2015).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua RT 07 Jembatan Besi kelurahan lingkas ujung H. Nasir mengatakan, Pada Tanggal 15 agustus 2013 lalu, Sofian Raga dan Khaeruddin Arief Hidayat telah menandatangani  kontrak politik, dengan Ketua RT.

Lanjutnya, dalam Kontrak politik tersebut berisikan beberapa item salah satunya, merealisasikan pembangunan setiap RT minimal dengan anggaran Rp. 50 juta, serta menaikkan uang insentif ketua RT minimal 1 juta rupiah.

“Hingga 2015, belum ada janji tersebut terlaksana, sehingga kami mempertanyakan hal itu  kenapa belum  di realisasikan, kami berharap dari uang insentif Rp 600 ribu perbulan, bisa menjadi Rp 1 juta,” ungkap Nasir.

Terungkitnya masalah uang insentif RT dan realisasi pembangunan di setiap RT, di jawab Sofian Raga dengan diplomatis, menurutnya untuk merealisasikan keinginan ketua RT tidak serta merta, apa lagi ditengah keuangan APBD Kota Tarakan yang masuk kategori defisif.

“Pada perinsipnya kami sangat setuju dengan keinginan ketua RT, namun di karenakan anggaran mengalami defisit kurang lebih 800 Juta, sangat mustahil bisa mewujudkan keinginan ketua RT, dan jika keuangan sudah stabil, bisa dibahas dengan DPRD Tarakan,” jelas Sofian. (ctr/nur)