DKPP Tarakan Fokus Revitalisasi Taman Publik, Anggaran Disesuaikan Dengan Kerusakan Taman

0
698
Taman Monumen 99 salah satu Taman yang akan direvitalisasi oleh DKPP Tarakan (google)
Taman Monumen 99 salah satu Taman yang akan direvitalisasi oleh DKPP Tarakan (google)
Taman Monumen 99 salah satu Taman yang akan direvitalisasi oleh DKPP Tarakan (google)

MBNews, Tarakan – Minimnya kesadaran warga Tarakan menjaga taman publik, berdampak kepada rusaknya kondisi beberapa taman publik yang ada di Tarakan. Untuk itu Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tarakan melakukan revitalisasi atau perbaikan taman tahun ini.

Untuk saat ini DKPP memfokuskan revitalisasi 3 taman publik seperti Taman Oval Ladang, Taman Oval Markoni, dan Taman Monumen 99 Bandar Udara Juata Tarakan. Sedangkan untuk taman publik lainnya akan direvitalisasi DKPP Pasca Idul Fitri 1435 Hijriyah/2014 Masehi.

“Ada 3 taman yang tengah kita perbaiki, setelah ke 3 taman publik tersebut selesai direvitalisasi, selanjutnya menyusul taman publik lainnya.” Kata Broto Subagyo Kabid Pertamanan DKPP Tarakan, Minggu (13/07/2014)
Untuk perbaikan atau revitalisasi Taman Oval Ladang  yakni mengganti fasilitas joging track atau jalan lingkar yang ada didalam taman dengan batu bermotif. Sedangkan untuk Taman Oval Markoni pembenahan yang dilakukan adalah pengacatan relief, patung, kolam serta mempercantik toilet taman. Untuk Taman Monumen 99 yang berada didepan Bandara Juata, revitalisasi yang dilakukan adalah penambahan jalan untuk joging track serta menutup saluran drainase di depan taman yang biasa digunakan untuk cuci mobil angkutan kota.

“Revitaisasi yang dilakukan tergantung dengan kerusakan taman, jika pagarnya rusak tentu pagar yang diganti, jika perlu penambahan jalan joging track maka DKPP membangunkannya.” Ungkap Broto

Adapun untuk anggaran revitalisasi ke 3 taman publik  disesuaikan dengan kebutuhan taman tersebut, Untuk Taman Oval Ladang anggaran yang digunakan sebesar Rp. 180 juta, Taman Oval Markoni dan Taman Monumen 99, masing-masing anggaran yang dikucurkan sebanyak Rp.150 juta. (RUN/HFA)