Efek Positif PTLB, Masyarakat Hemat Menggunakan Listrik

0
494
ilustrasi (ctr)
ilustrasi (ctr)

MBNews, Tarakan – Dampak dari penetapan Penyesuaian Tarif Listrik Berkala (PTLB)  59 % secara tidak langsung membuat masyarakat berhemat dalam penggunaan listrik. Pasalnya jika tarif listrik masih menggunakan tarif lama kesadaran warga Tarakan untuk menghemat energi listrik sangat minim.

Sekretaris PLN Tarakan  Muyoto, Rabu (17/09/2014) mengatakan, ada perubahan positif penghematan pemakaian listrik oleh masyarakat pada saat PTLB ditetapkan, selain itu dilakukannya PTLB sangat wajar mengingat sejak tahun 2010 hingga 2014 tidak ada kenaikan tarif listrik.

“Efek positifnya masyarakat tidak boros dalam pemakaian listrik, selain itu bandingkan dengan PT.PLN Persero (pusat,red) yang menaikan tarif listrik lebih mahal, jadi sangat wajar jika PTLB ditetapkan karena semenjak 2010 sampai 2014 belum ada kenaikan tarif listrik lagi.” Jelas Muyoto.

Ketika ditanya, adanya masyarakat yang mengeluhkan semenjak PTLB ditetapkan pembayaran rekening listrik membengkak? Muyoto dengan senyum kecilnya menjawab,  ada  2 hal yang harus dilihat jika pembayaran tagihan listrik pasca PTLB dirasa mahal yakni, dilihat baik-baik apakah pembayaran itu untuk satu bulan atau ada tunggakan sehingga menjadi 2 bulan, selain itu bandingkan rekening listrik bulan kemarin sama yang baru, jika pembayaran lebih mahal bulan lalu berarti walaupun ada PTLB pembayaran saat ini lebih hemat, namun jika pembayaran lebih mahal saat ini selain disebabkan PTLB juga akibat pemakaian yang boros.

“Jika merasa mahal bayar rekening listrik, bandingkan rekening bulan lalu dan saat ini. Jangan-jangan pemakaian terlalu boros sehingga menyebabkan tagihan mahal.” Ungkapnya.

Muyoto menegaskan, jika ada yang keberatan terhadap tagihan listrik pasca penetapan PTLB, dipersilahkan datang ke PLN dengan melaporkannya ke pos pengaduan, segala bentuk pengaduan masyarakat akan ditampung. (RUN/HFA)