Gunakan Konsep Green Building, Pembangunan Kantor Walikota Siap Dimulai

0
710
Bangunan Kantor Walikota Lama Yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Kota Administratif (Kotif), Siap Dibongkar Dan Digantikan Dengan Gedung Seketariat Pemerintah Kota Tarakan Yang Ramah Lingkungan (Green Building)
Bangunan Kantor Walikota Lama Yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Kota Administratif (Kotif), Siap Dibongkar Dan Digantikan Dengan Gedung Seketariat Pemerintah Kota Tarakan Yang Ramah Lingkungan (Green Building)
Bangunan Kantor Walikota Lama Yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Kota Administratif (Kotif), Siap Dibongkar Dan Digantikan Dengan Gedung Seketariat Pemerintah Kota Tarakan Yang Ramah Lingkungan (Green Building)

MBNews, Tarakan – Rencana pembangunan Kantor Walikota yang direncanakan pada tahun ini, secara perlahan mulai dilaksanakan. Hal itu terlihat pada saat tim konusltan pembangunan kantor Walikota PT. Pandu Persada Kosultan, bersama dengan Asisten Ekonomi Pembangunan Jamaluddin, Asisten Adminstrasi Umum Firmanur bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan melakukan pengecekan lahan lokasi kantor Walikota yang nantinya dibangun gedung baru, Kamis (12/02/2015).

Fandariansyah Kepala Bidang Cipta Karya DPUTR Tarakan kepada merahbirunews.com mengatakan, areal kantor Walikota saat ini nantinya akan digantikan dengan gedung baru. Adapun konsep gedung baru kantor Walikota nantinya mengarah kepada  green building.

“Kantor Walikota yang baru memiliki konsep bangunan  hijau (green building) didesain untuk mereduksi dampak lingkungan terbangun pada kesehatan manusia dan alam, melalui efisiensi penggunaan energi, air dan sumber daya lain, serta perlindungan kesehatan penghuni dan meningkatkan produktifitas pegawai nantinya.” Beber Fandariansyah.

 Dijelaskan, untuk saat ini tim konsultan PT. Pandu Persada Konsultan dari Bandung masih melakukan perencanaan dan kajian terhadap struktur tanah, dan lainnya sebelum kantor Walikota dibangun. Selain itu tim juga akan melihat beberapa model bangunan yang dianggap layak menggantikan kantor walikota lama.

“Tim melakukan survey lapangan melihat elevasi posisi gendung nantinya, perencanaan butuh waktu sekitar setengah tahun, dan nantinya melihat beberapa model bangunan yang cocok, bisa jadi nanti kantor Walikota baru memiliki 4 hingga 6 lantai.” Ungkapnya.

Ketika ditanya berapa besar anggaran yang dikeluarkan untuk perencanaan dan kajian pembangunan Gedung Kantor Walikota baru ? Fandariansya mengaku tidak hafal angka pastinya anggaran yang digelontorkan, namun seingat dirinya pagu anggaran yang disiapkan untuk perencanaan tersebut mencapai milyaran rupiah.

“Jika selesai perencanaan, nanti hasil kajiannya diserahkan kepemerintah kota untuk menentukan kapan dimulai pembangunan, dan Ini satu satunya kantor walikota yang ramah lingkungan, sedangkan anggaran perencanaan mencapai milyaran rupiah,  sebab rancangan bangunan kantor walikota tidak dibuat asal asalan.” Jelas Fandariansyah

 Disisi lain, Walikota Tarakan Ir.Sofian Raga,M.Si menjelaskan, melihat kondisi kantor Walikota yang usianya sudah mencapai 17 Tahun lebih , tentunya tidak salah jika Kantor Walikota yang merupakan Seketariat Pemkot perlu diperbaharui. Apa lagi bangunan yang sehari-hari digunakan oleh sofian raga bersama dengan wakilnya Khaeruddin Arief Hidayat bekerja, merupakan bangunan sejak zaman Kota Administatif (kotif).

“Kantor ini sudah waktunya dibangun, periksa saja apakah kantor walikota ini masih layak, dan boleh dibandingkan kantor Walikota Se-Indonesia, Bisa jadi Kantor Walikota Tarakan saat ini merupakan kantor Walikota paling bagus, ini bangunan sejak zaman Kotif dengan anggaran pembangunan berkisar Rp.2,9 Milyard pada saat itu.” Ungkap Sofian.

 Lanjut Sofian, pembangunan Kantor Walikota bukan untuk bermewah-mewah disaat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sedang turun, pembangunan bertujuan guna memaksimalkan pelayanan masyarakat Tarakan. Rencananya pembangunan Kantor Walikota tidak menggunakan lahan baru, melainkan lahan yang sudah ada yakni disekitar kantor Walikota lama.

 “Kita bukan mau bermewah-mewah, bagaimana mau melayani masyarakat kantornya saja kuyut (lemah,red) begitu.” Tuturnya.

 Ketika ditanya kapan rencananya pembangunan kantor Walikota bisa dimulai ? Sofian dengan lugas menjawab, secepatnya pembangunan bisa dilakukan tahun 2015 dan selesai pembangunan bisa kapanpun dengan melihat kondisi keuangan daerah.

“Saya berharap bisa mengalir sejak 2015 pembangunan dimulai, selesainya kapan terserah yang penting segera dibangunan, ini bukan buat kepentingan saya melainkan masyarakat, syukur kalau pembangunannya selesai, saya masih menjabat sebagai Walikota.” Tegas Sofian Raga. (run)