Guru di Perbatasan perlu ditambah dan ditingkatkan kualitasnya

0
240
ilustrasi (kemendikbud)
ilustrasi (kemendikbud)
ilustrasi (kemendikbud)

MBNews, Tarakan – bertujuan meningkatkan kualitas anak didik di perbatasan, ketersediaan guru yang berkualitas juga harus merata. Sayangnya, distribusi guru belum merata sehingga masih banyak daerah terutama daerah terpencil di perbatasan salah satunya di Kaltara yang kekurangan guru berkualitas. Untuk itu Pemerintah harus menyusun strategi khusus yang bisa mendorong guru agar bersedia mengajar di daerah manapun.

“Jumlah guru perlu ditambah hingga ke daerah-daerah terpencil khususnya di Kaltara, karena masih banyak daerah yang kekurangan guru,” kata Wakil Rektor Universitas Borneo Tarakan Setyo Pertiwi kepada merahbirunews.com, Jumat (24/4/2015)

Saat ini memang lulusan guru khususnya bidang sekolah dasar tidak bisa memaksa guru untuk bertugas di daerah-daerah yang khusus. Namun Pemerintah bisa memberikan insentif khusus bagi guru yang bersedia bertugas di daerah-daerah khusus tersebut.

“Siapa yang mau menjadi guru di daerah khusus seperti di perbatasan atau daerah terpencil akan diberi insentif baik finansial, percepatan kenaikan pangkat, atau lainnya,” Kata Setyo Pertiwi

Guru yang bersedia mengajar di daerah khusus seharusnya diberi tambahan satu kali gaji pokok meskipun belum memiliki sertifikat. Selain berbentuk finansial, harus ada insentif lain berbentuk penghargaan seperti peluang mendapatkan beasiswa atau dipindah ke daerah lain lebih cepat.

“Jangan sampai ada rasa bosan atau kekhawatiran akan tertahan di daerah dalam waktu lama,” ujarnya.

Sebelum proses redistribusi guru tersebut dimulai, Pemerintah Pusat dan Daerah harus memetakan lebih daerah-daerah yang masuk kategori khusus. Hanya saja, memindahkan guru dari satu sekolah ke sekolah lain akan sulit jika perhitungan akan kebutuhan guru itu sendiri tidak tepat. (hfa)