Kabut Asap Dari Berau, Jarak Pandang di Tarakan 2-4 Km

0
721
Kabut asap yang menyelimuti sebagian wilayah yang ada di Tarakan (hfa)
Kabut asap yang menyelimuti sebagian wilayah yang ada di Tarakan (hfa)
Kabut asap yang menyelimuti sebagian wilayah yang ada di Tarakan (hfa)

MBNews, Tarakan – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan memastikan kabut asap yang menyelimuti kota Tarakan hari ini Jumat (3/10/2014), merupakan kabut asap kiriman dari kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur,  Hal itu berdasarkan dari pemantauan radar milik BMKG yang merekam adanya beberapa titik panas dikabupaten Berau.

Wiliam Sinaga Prakirawan BMKG Kota Tarakan Kepada MBNews mengatakan, berdasarkan data dari satelit terra dan aqua titik panas terpantau ada didaerah Labanan, Talisayan, dan Tumbis. Dengan adanya angin gradien di wilayah Kaltara umumnya yang bertiup dari barat daya membuat asap dari kebakaran hutan atau lahan yang ada di Kabupaten Berau sampai ke Tarakan.

“Asap ini berasal dari kabupaten berau, dengan kecepatan angin antara 04-34 Kilometer/jam membuatnya sampai ketarakan.” Ungkap Wiliam Sinaga.

Wiliam Menambahkan, untuk jarak pandang  berdasarkan analisa satelit pada tanggal 2 dan 3 Oktober 2014 mencapai 2-4 Kilometer, dan tentunya dengan jarak pandang yang tidak terlalu bagus sedikit banyak mengganggu penerbangan.

“Jika jarak pandang sudah memasuki 1,8 Kilometer ini tidak baik, apalagi kalau sampai dibawah angka tersebut, maka demi keselamatan penerbangan untuk sementara bisa saja ditutup.” Jelasnya

Berdasarkan data satelit BMKG, Kabut asap sudah mulai dirasakan pada 26 September 2014, namun baru mengganggu aktifitas pada 2 dan 3 Oktober 2014, dari hasil pengamatan satelit untuk kabupaten sekitar Tarakan seperti berau jarak pandang mencapai 2-2,5 Kilometer, Kabupetan Tanjung Selor  1-3 Kilometer, dan Kabupaten Nunukan 5 Kilometer. (RUN/HFA)