Kabut Asap Dikhawatirkan Menebal, Pengawasan Perairan Ditingkatkan

0
422
Foto_Kabut_Asap_Tarakan_3
Speedboat dan kapal yang berangkat diharapkan lebih hati-hati saat kabut asap terjadi (hfa)

MBNews, Tarakan – Terbatasnya Jarak pandang yang diakibatkan kabut asap yang menyelimuti kota Tarakan, Pihak Distrik Navigasi kelas lll Tarakan ikut meningkatkan pengawasan kegiatan pelayaran.

Koordinator Telekomunikasi pelayaran Distrik Navigasi kelas lll Tarakan Ismail, Jumat (03/10/2014) mengatakan, terbatasnya jarak pandang dikarenakan kabut tebal akan membahayakan kegiatan pelayaran di wilayah perairan Tarakan dan sekitarnya.

“Karena kabut asap ini juga berpengaruh pada menurunnya jarak pandang pelaut yang kurang lebih 800 kilometer (setengah Mil), padahal untuk jarak pandang normal yaitu di atas 1,6 kilometer (1 mil).” Ujar Ismail

Dituturkan, pihaknya tetap akan melakukan pemantauan selama 24 jam, karena dikahwatirkan kabut asap yang datang akan lebih tebal. pihaknya akan selalu berkordinasi dengan pihak syahbandar untuk melakukan tindakan ketika kabut asap mengalami penebalan.

“Kami berharap agar pelaut tetap mengaktifkan peralatan navigasinya, seperti radar dan bulletin cuaca, demi keselamatan dan kenyamanan saat berlayar.” Harapnya. (CTR/HFA)