Kehadiran Mongol sukses buat penonton terpingkal-pingkal

0
539
aksi panggung mongol semalam (hfa)
aksi panggung mongol semalam (hfa)
aksi panggung mongol semalam (hfa)

MBNews, Tarakan – “eh cuy Tarakan nggak ada bioskop ye, kasihan dong kalau mau nonton ke Balikpapan dulu, tiket pp udah satu juta enam ratus, lha tiket bioskop cuman lima puluh ribu, mahalan tiket pesawatnya, ntar kita doa sama-sama biar ketemu tongkatnya nabi Musa, kita belah lautan biar bisa ke Balikpapan,” Itulah salah satu bit (istilah dalam stand up comedy disebut materi.red) yang dibawakan oleh komika asal Jakarta, Ronny Emanuel atau yang biasa disebut Mongol. 1 bit tersebut membuat penonton stand up night Paguntawa yang hadir terpingkal-pingkal.

“Tarakan Mallnya cuman satu, itupun lantainya cuman 2, lu mau bunuh diri ajah nggak bakalan berhasil, biar kepala lu yang duluan jatuh,” Lanjut mongol

Sabtu malam, (22/2/2015) mongol sukses membuat masyarakat tidak berhenti tertawa karena aksi kocaknya. Apalagi dengan pembawaan mongol yang agak-agak pria KW (KW : dalam artian palsu, red) tapi itulah mongol memang menjadi ciri khasnya.

“Saya punya kaos yang sering saya pakai, di bagian depan Jomblo bukan berarti Homo, terus bagian belakang ditulis kalau iya kenapa?,” ada lagi “Ini anak-anak udah dibodohin sama lagu anak, contohnya lagu bintang kecil dilangit yang biru, lu coba bawa anak keluar terus ngelihat bintang, mana ada langitnya biru, yang ada cuy hitam gulita,” Katanya

Ketika ditemui usai acara, mongol mengakui acara stand up Tarakan yang digarap oleh komunitas Stand Up Tarakan sukses besar, apalagi penampilan komika lokal yang lucu dan mampu menghibur penonton tidak kalah baik dari yang ada di Jakarta.

“Komika lokal juga bagus cuy, lucu dan kreatif tinggal bagaimana selanjutnya komika mau lebih ekplore dan belajar.” Katanya

Mongol menambahkan Dalam dunia stand up, tidak melulu lucu itu berkutat pada materi, materi bisa saja muncul spontan dengan pengalaman sehari-hari, bisa juga materi lama yang diutak atik yang penting dapat lucunya. Karena ini adalah stand up night perdana yang sukses digelar di Tarakan dan dirinya sebagai pengisi utama, mudah-mudahan dapat menjadi pembuka bagi komunitas stand up Tarakan dan komika lokal mengadakan acara serupa termasuk komika populer lainnya yang ada di Indonesia (hfa)