Kemacetan Terjadi Saat Festival Musik Sahur, Ini Saran Kapolres !

0
235
Antusias Warga Tidak Bisa Dihindari Untuk Menonton Festival Musik Sahur Yang Diselenggarakan Disbudparpora Bersama Dengan PHBI Tarakan (nur)
Antusias Warga Tidak Bisa Dihindari Untuk Menonton Festival Musik Sahur Yang Diselenggarakan Disbudparpora Bersama Dengan PHBI Tarakan (nur)
Antusias Warga Tidak Bisa Dihindari Untuk Menonton Festival Musik Sahur Yang Diselenggarakan Disbudparpora Bersama Dengan PHBI Tarakan (nur)

MBNews, Tarakan – Berubahnya rute Festival Musik Sahur pada Ramadan tahun ini, sedikit menimbulkan pekerjaan rumah yang harus dibenahi oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora), khususnya imabas kemacetan yang terjadi saat event festival musik sahur berlangsung.

Kapolres Tarakan AKBP Sarif Rahman mengatakan, jika pada ramadan tahun lalu, festival musik sahur strart dimulai  Jalan Mulawarman dan finish di Jalan Yos Sudarso, juga terjadi kemacetan, namun kemacetan tersebut tidak separah saat rute dipindahkan ke jalan Sumatera, Martadinata, Jendral Sudirman, hingga finish di Jalan Ki Hajar Dewantara.

“Ini macet total, kemacetan terjadi karena banyaknya masyarakat yang menonton ditambah dengan adanya parkir kendaraan di media jalan,” ucap Sarip Rahman, Minggu (12/7/2015).

Menurut Sarif, jika melihat kondisi kemacetan saat festival musik sahur dilaksanakan, solusi yang harus diambil adalah memangkas rute jalan yang dilalui oleh peserta festival musik sahur.

“Rute festival musik sahur tidak perlu panjang, misalnya start dari jalan Sumatera, maka finishnya cukup di Kompek Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1, dengan pemangkasan rute tersebut kemacetan bisa dihindari,” bebernya.

Dilain sisi, Rianto warga kampung empat mengeluhkan kemacetan saat event festival musik sahur berlangsung, dirinya terjebak kemacetan hampir 2  jam lebih akibat mobil yang dia kendarai tidak bisa bergerak secara leluasa.

“Saya dari arah sebengkok mau ke rumah sakit, karena tidak tau ada acara musik sahur akhirnya terjebak kemacetan disekitar gedung gita jalatama ini,” ungkapnya. (nur)