Kemandirian Fiskal Menurun, Genjot Pajak dan Retrebusi

0
385
Ilustrasi (tanjungpinangpos.co.id)
Ilustrasi (tanjungpinangpos.co.id)

MBNews, Tarakan – Untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2015 sebesar Rp.125.775.000.000, Wakil Walikota Tarakan H.Khaeruddin Arief Hidayat, SE.M.Si memastikan pemkot akan menggenjot sektor pajak daerah dan retribusi sehingga target PAD nantinya bisa terpenuhi.

Khaeruddin Arief Hidayat mengatakan, jika pada 2014 PAD Tarakan tidak maksimal dalam pengelolaannya sehingga ada beberapa sektor yang lepas maka Hal itu tidak akan terjadi di tahun ini.

“Harus kita akui, dampak dari kecilnya PAD cukup besar dan ini berujung pada turunnya APBD Tahun 2015 yang hanya ditetapkan sebesar Rp. 1.083.129.547.000, makanya ditahun 2015 ini kita maksimalkan, contoh pajak sarang burung walet yang belum maksimal kita digenjot,” Ungkap Arief Hidayat, Kamis (1/1/2015).

Dilain sisi, Pengamat Ekonomi Universitas Borneo Tarakan Sudarto memberi apresiasi terhadap Pemkot Tarakan yang akan mengoptimalkan potensi pajak daerah maupun retribusi untuk meningkatkan PAD. Menurutnya, potensi pajak maupun retribusi selama ini belum tergarap secara maksimal.

“Pajak maupun retribusi yang ada di Tarakan tidak mencerminkan yang sesungguhnya, sebab ada potensi yang tidak tergarap.” Ucapnya.

Pendiri Centre for Economic Research and Rural Development (CERRD Institute) ini menegaskan, target PAD 2015 sebesar Rp.125.775.000.000 masih cukup kecil, sebab jika pemkot mau memaksimalkan pemasukan kas daerah melalui pajak dan retribusi hasil yang didapat bisa melebihi target capaian tersebut. Darto membeberkan, agar hasil yang dicapai maksimal tentunya langkah yang harus diambil adalah membangun sistem dengan baik, kalau sistem terbangun dengan baik kebocoran pada retribusi atau pajak daerah bisa diminimalisi.

“Pembenahan sistem perlu dilakukan, sebab jika sistemnya tidak dibenahi PAD tidak akan maksimal.” Ujar Dosen yang ramah senyum ini.

Diakui Sudarto, jika melihat indeks kemandirian Fiskal kota Tarakan dari tahun ketahun mengalami penurunan, dan ini yang harus difikirkan bagaimana meningkatkan indeks kemandirian fiskal kedepannya. (run)

Berikut Tabel Indeks Kemandirian Fiskal Kota Tarakan :

KeteranganTahun 2009 (Dalam Jutaan Rp)Tahun 2010 (Dalam Jutaan Rp)Tahun 2011 (Dalam Jutaan Rp)Tahun 2012 (Dalam Jutaan Rp)Tahun 2013 (Dalam Jutaan Rp)Tahun 2014 (Dalam Jutaan Rp) *
Pendapatan736.692770.542850.5641.028.8721.156.4221.281.500
Pendapatan Asli Daerah78.11088.53993.03785.31093.23495.308
- Pajak Daerah9.02510.70016.90018.65028.50030.115
- Retribusi Daerah5.5706.6775.4326.6328.29010.150
- Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan13.80015.29214.50014.50016.37014.500
- Lain-lain PAD Yang Sah49.71555.87056.20445.52840.07440.544
Indek Kemandirian Fiskal Kota Tarakan10,60%11,49%10,94%8,29%8,06%7,44%
Sumber: Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan (diolah)
*) angka sementara