Kemarau Menerjang, Penjual Air Bersih Laris Manis

0
415
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

MBNews, Tarakan – Musim Kemarau yang melanda Kota Tarakan dalam beberapa pekan terakhir, membuat sebagian masyarakat Tarakan kesulitan mendapatkan air bersih, bahkan beberapa pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tarakan harus ikut merasakan pemadaman bergilir yang dilakukan oleh PDAM, sehingga tidak jarang harus membeli air bersih, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperi memasak, mandi, hingga cuci kakus.

Salah satu penjual air bersih Gono mengatakan,  dampak musim panas merupakan sebuah berkah, sebab penjualan air bersih meningkat drastis, dibandingkan sebelum musim kemarau melanda Tarakan.

“Mungkin karena air bersih dari PDAM tidak berjalan lancar, banyak masyarakat yang sudah menggunakan jasa layanan air bersih,” ucap Gono, Senin (8/7/2015).

Lanjutnya, diluar musim kemarau,, masyarakat yang memesan air bersih hanya 4 pemesan dengan ukuran profil tank 2.600 liter, sedangkan selama musim kemarau meningkat hingga 7 orang yang memesan air bersih miliknya.

“Dengan terjadi peningkatan ini kami tidak bisa memenuhi semua pesanan, seperti beberapa hari yang lalu kami sempat mendapatkan 10 pesanan, namun yang hanya bisa di penuhi hanya 7 pesanan saja, karena air yang kami ambil di wilayah karang anyar  juga terbatas mas,” jelasnya.

Meskipun pesanan air besih meningkat selama kemarau, namun Gono enggan menaikan harga jual air, ia tetap menjual air bersih per tangki sebesar Rp 50 ribu.

“Tidak ada kenaikan harga air besih yang saya jual, tetap Rp.50 ribu,” Tuntasnya (ctr/nur)