Kontingen Jumbara Kaltara

Kontingen Palang Merah Indonesia Provinsi Kalimantan Utara berhasil meraih peringkat 1 (satu) dan masuk kedalam 15 (lima belas besar) dari 34 provinsi dalam kegiatan Jumpa Bakti dan Gembira (Jumbara) yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Tonasa 1 Kabupaten Pakajene Kepulauan (Pangkep) 25 Juli hingga 31 Juli 2016 lalu.

Klasifikasi nilai komposisi kontingen Kaltara yakni memenuhi 2% dari peserta yang hadir dengan nilai yang dicapai 2,00, atribut yang diharapkan dapat memenuhi sebanyak 2% kembali diraih dengan nilai 0,91 yang diraih para peserta JUMBARA, kehadiran yang dinilai 22% mendapatkan nilai 15,41, kegiatan yang dinilai 75% mendapatkan nilai 53,68, dari hasil klasifikasi tersebut, Provinsi Kalimantan Utara berhasil mengumpulkan nilai total sebanyak 72,00.

Dari nilai ini PMI Provinsi Kalimantan Utara berhasil menempati peringkat 1. Selain itu PMI Provinsi Kalimantan Utara juga memboyong medali sebanyak 35 buah medali dimana medali tersebut adalah hasil dari berbagai kegiatan di Jumbara.

IMG_4182

Piala juara 1 diberikan langsung oleh H. Muhammad Muas selaku Pengurus PMI Pusat Bidang PMR dan Sukarelawan, ketua panitia penyelenggara Jumpa, Bhakti, dan Gembira tingkat Nasional ini. Piala tersebut diterima langsung oleh perwakilan Kontingen PMI provinsi Kalimantan Utara yaitu, Icha Inas Anisa B. Dengan raihan ini peserta merasakan suka dan duka karena hal ini Bukan hal yang baru, diketahui  bahwa Provinsi Kalimantan Utara merupakan provinsi termuda di Indonesia.

“Suatu hal yang membanggakan karena berkat kejasama dan kekompakan dari seluruh peserta yang berasal dari Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Bulungan, dan Kabupaten Tanah Tidung, Kontingen Kalimantan Utara berhasil mewujudkan harapan.” Kata  Ir. H. Syaiful Herman, M.AP. Ketua PMI Kaltara

Dari hasil inilah, seluruh peserta sangat berharap agar PMR (Palang Merah Remaja) terutama yang berada di Provinsi Kalimantan Utara dapat terus berkembang dan akan terus mendapatkan dukungan dari seluruh pengurus PMI Provinsi Kalimantan Utara dan khususnya dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebagai wujud dalam menciptakan generasi yang berkarakter yaitu Pandai, Manusiawi dan Responsif.