Lakukan Long March, Buruh Tuntut Walikota Tetapkan UMK Tarakan Rp.2.994.000

0
681
Aksi Long March Buruh Kota Tarakan Menuntut Kelayakan UMK 2015 (run)
Aksi Long March Buruh Kota Tarakan Menuntut Kelayakan UMK 2015 (run)
Aksi Long March Buruh Kota Tarakan Menuntut Kelayakan UMK 2015 (run)

MBNews, Tarakan – Ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa dengan long march, Jumat (21/11/2014). Tepat pada pukul 09.00 wita, perwakilan buruh beserta anggotanya telah berkumpul di simpang empat grand tarakan mall (GTM). Setelah keseluruhan buruh berkumpul, mereka lalu long march menuju kantor Walikota Tarakan.

Disela aksi long march, Kepada MBNews Ketua DPD SBSI Kaltara Safaruddin Lubis mengatakan, yang diinginkan dalam aksi ini adalah keadilan dalam penerapan Upah Minimum Kota (UMK) Tarakan, pasalnya Dewan Pengubahan Kota (Depeko) ragu untuk menetapkan UMK 2015 karena ada 2 usulan yakni dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sebesar Rp.2.400.000, sedangkan dari Serikat Pekerja Rp.2.994.000.

“Kita hanya inginkan keadilan, usulan UMK dari Apindo dibawah ketetapan Kebutuhan Hidup Layak ( KHL) sebesar Rp.2.462.809, dan kita minta Walikota Tarakan Ir.Sofian Raga bisa membela hak buru.” Tagas Safaruddin Lubis.

Menurut Safaruddin jika UMK ditetapkan Rp.2.400.000 atau setara dengan KHL perekonomian buruh semakin terjepit diantara kenaikan BBM, kenaikan tarif listrik 59 persen yang dilakukan pemkot tarakan, serta tingginya biaya hidup.

“Kami para buruh telah bersepakat tetap pada tuntutan, UMK yang layak Rp.2.994.000,” jelasnya.

Aksi long march parah buruh tersebut sedikit membuat kemacetan arus lalu lintas pada jalur yang dilewati, bahkan pada saat long marc melewati kantor DPRD Tarakan, Buruh meneriakan anggota Dewan jangan hanya diam melihat nasib buruh yang tertindas.

Sampai saat berita ini diturunkan, ribuan buruh yang melakukan long mach telah sampai di kantor walikota Tarakan, setelah sedikit melakukan sedikit orasi, perwakilan buruh menggelar hearing dengan Walikota Tarakan serta pihak terkait lainnya. (fir)