Mengandung Bakteri, Penjual Apel Washington Sepi Pembeli

0
1479
Ilustrasi (bewara.co)
Ilustrasi (bewara.co)
Ilustrasi (bewara.co)

MBNews.com, Tarakan – Semenjak mencuatnya kabar Apel Washington asal USA yang terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes, membuat para pedagang buah di Tarakan harus menerima nasib dengan menurutnya daya beli masyarakat terhadap apel tersebut.

Seperti yang dituturkan Rusmini pedagang buah yang berjualan di Jalan Ki Hajar Dewantara, sebelum adanya larangan bahaya mengkonsumsi Apel Washington, penjualan apel dikiosnya dalam sehari bisa mencapai 5 hingga 10 kilo, namun saat ini dalam sehari belum tentu apel Washington yang ia jual laku dibeli.

“sebelum adanya kabar bakteri didalam apel Washington, penjualan apel laris manis. Namun dengan diketahuinya bakteri dalam apel tersebut, dalam sehari belum tentu ada warga yang mau membelinya.” Ungkap Rusmini dengan nada sedih kepada MBNews.com, Rabu (28/1/2015)

Ketika ditanya dari mana dirinya mengambil apel Washington tersebut, Rusmini membeberkan apel tersebut dibeli dari Tawau Malaysia. Selaku penjual apel Washington dirinya mengakui sebelum mencuatnya bakteri berbahaya didalam apel Washington, belum pernah ada pembeli yang mengeluhkan terkena sakit habis memakan apel Washington yang dijualnya.

“Sebelum adanya larangan import apel Washington yang mengandung bakteri, tidak ada yang mengeluhkan sakit setelah memakan apel tersebut.” Tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan dr.Khairul,M.Kes menjelaskan, Dinkes belum melakukan pemeriksaan terhadap apel washington yang dijual, kalaupun ada pemeriksaan masih sebatas pemeriksaan rutin yang biasa dilakukan oleh Dinkes maupun Puskesmas terhadap makanan dan minuman.

“Pemeriksaan khusus terkait apel washington yang mengandung bakteri tersebut belum dilakukan secara khusus.” Jelas Khairul.

Khairul yang juga merupakan Seketaris Kota (Sekot) Tarakan ini memastikan, jika nantinya Dinkes bersama dengan instansi terkait lainnya melakukan pemeriksaan Apel washington di tempat penjual buah, baru akan mengeksposnya.

Untuk diketahui, Pemerintah mengeluarkan larangan impor apel jenis Granny Smith dan Gala yang diproduksi di Bidart Bros, Bakersfield, California, Amerika Serikat (AS) karena diduga terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes.

Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan Widodo melarang impor apel asal Negeri Paman Sam ditujukan bagi dua apel bermerek Granny’s Best dan Big B dengan kode CA93312.

Bakteri Listeria monocytogenes termasuk yang kerap menempel di kulit apel bisa menyebabkan infeksi serius dan fatal pada bayi, anak-anak, orang lanjut usia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. (run)