Sosok yang bersahaja dan mudah bergaul, 2 sifat itu yang terpancar saat kamu pertama kali berkenalan dengan mahasiswa semester akhir Jurusan Matematika FKIP Universitas Borneo Tarakan ini. Rico Ardiansyah yang sudah hampir 6 tahun menjadi Anggota PC PMII Tarakan dan tahun ini didapuk menjadi Ketua Umum.

“Saya suka berorganisasi, bahkan mulai dari sekolah menengah, berlanjut saat kuliah dan menjadi aktivis kampus, bahkan di kampus saat sempat menjabat sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan,” Jawab Rico Bangga

Membela hak dan kepentingan rakyat menjadi hal utama yang diperjuangkan Rico saat menjadi aktivis kampus, beberapa kali Rico bersama mahasiswa lain melakukan aksi demonstrasi dan menyampaikan pendapat, agar pemangku kepentingan di Kota Tarakan dapat lebih memprioritaskan kepentingan masyarakat.

IMG_4100

“Salah satunya soal listrik yang tidak kunjung sembuh di Kota Tarakan, beberapa kali baik di PMII maupun saat masih di BEM saya turun kejalan, meminta pemerintah agar lebih kritis dan mencarikan solusi soal listrik di Tarakan,” Ujar Rico yang memiliki hobi menbaca ini

Saat ini Rico yang lahir di Pulau Sebatik 10 Oktober 1991 sedang fokus menjalankan beberapa program sebagai nahkoda PC PMII Tarakan. Beberapa diantaranya bagaimana PMII fokus sebagai lembaga ekstra kampus dan mampu mencetak kader yang bermanfaat di masyarakat.

“Ikut di PMII tidak hanya sekedar belajar dan belajar, tapi bagaimana apa yang di pelajari di PMII dapat diaplikasikan kepada masyarakat, salah satunya Nilai Dasar Pergerakan PMII dimana menjaga hubungan yang baik dengan Tuhan, Manusia dan Semesta Alam. Selain itu bagaimana kontribusi kepada masyarakat dapat lebih mengedepankan pemberdayaan dan pengabdian yang baik,” Ucap Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika ini

Harapan terbesar Rico yang juga aktif di KNPI Kota Tarakan dimasa yang akan datang yakni mengenalkan perbatasan Kaltara dimata Indonesia karena walaupun berada di perbatasan, Kaltara juga mampu bersaing dengan masyarakat lain di Pulau lainnya yang ada di Indonesia, bahkan dapat berprestasi di kancah Internasional

“Kendala infrastruktur tidak akan menjadi masalah bagi kami, pemuda dan mahasiswa di perbatasan akan terus berusaha menjadi yang terbaik,” Kata Rico dengan lantang