Ngebut berakhir maut, satu meninggal, satunya koma di RS

0
465
Salah satu korban MI sedang dirawat di RSUD Tarakan (ctr)
Salah satu korban MI sedang dirawat di RSUD Tarakan (ctr)
Salah satu korban MI sedang dirawat di RSUD Tarakan (ctr)

MBNews, Tarakan – Seorang anak berumur 13 tahun yang berinsial MA menghembuskan nafas terakhirnya setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan Sembakung RT 8 Kelurahan Mamburungan Timur tepatnya di depan percetakan batu bata, Jumat (3/4/2015)

Bripka Supriyadi yang merupakan kepala jaga regu A piket laka Satlantas Polres Tarakan mengatakan, MA meninggal dunia saat dalam perjalanan ke RSUD Tarakan. Sementara teman MA yang juga menjadi korban laka karena dibonceng olehnya berinsial MI, saat ini dalam kondisi koma di RSUD Tarakan.

Dari sejumlah keterangan saksi mata dan dari hasil olah TKP sementara, diduga kedua korban yang menggunakan motor Jupiter MX nomor polisi KT 5860 JF diduga out of control atau lepas kendali dan berkecepatan tinggi alias ngebut.

“MA meninggal dunia, karena luka memar pada dadanya yang disebabkan benturan dengan benda keras sementara MI mengalami patah tulang pada tangan kirinya, dan lecet pada lutut kirinya,” Ungkap Bripka Supriyadi

Kecelakaan yang menimpa dua remaja tersebut, ini sudah dibuatkan laporan polisinya dan pihak Satlantas akan melakukan olah TKP kembali untuk mendapakan penyebab pasti kecelakaan tersebut. “Selain itu kami akan mencari saksi-saksi lainya termasuk salah satu pengemudi truck DKPP yang menurut informasi mengantarkan korban ke RSUD Tarakan,” Jelasnya (ctr/hfa)