Ormas Berbadan Hukum Tidak Perlu Terdaftar Dikesbangpolinmas

0
696
Kepala Kesbangpolinmas Agus Sutanto (run)
Kepala Kesbangpolinmas Agus Sutanto (run)
Kepala Kesbangpolinmas Agus Sutanto (run)

MBNews, Tarakan – Dari 822 Organisasi Kemasyarakatan yang terdata di Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Tarakan sejak tahun 1998, tercatat hanya 70 % yang masih aktif hingga tahun 2014, sedangkan 30 % sisanya mati suri. Melihat ada sebagian ormas yang sudah tidak aktif tersebut, pada tahun 2015 Kesbangpolinmas berencana untuk melakukan verifikasi ulang ormas, hal tersebut sesuai dengan amanah Undang Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Kepala Kesbangpolinmas Agus Sutanto, Selasa (28/10/2014) mengatakan, tujuan verifikasi selain untuk mendata juga menertibkan keberadaan dan kedudukan beberapa ormas, yakni ada ormas yang memang harus terdata di Kesbangpolinmas, serta ada ormas yang tidak perlu terdaftar dikesbangpolinmas.

“2015 kita akan melakukan verifikasi ulang ormas, dan anggaran untuk verifikasi tersebut sudah diajukan pada pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), yang jelas verifikasi ini menyesuaikan UU ormas.” Ungkap Agus Sutanto.

Dalam verifikasi ini hanya dilakukan kepada ormas yang tidak berbadan hukum dan ini nantinya mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kesbangpolinmas, sedangkan untuk ormas yang memiliki badan hukum seperti yayasan, Perseroan Terbatas (PT), maupun comanditaire venootschap (CV) tidak akan didata oleh Kesbangpolinmas.

“Verifikasi hanya berlaku kepada ormas yang tidak berbadan hukum, sebab hal ini akan berkaitan dengan distribusi dana bantuan sosial terhadap ormas bersangkutan.”Jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) mengakui, mayoritas ormas yang sudah terdaftar dari tahun 1998 tujuan didirikan masih sebatas kepada untuk mendapatkan bantuan dana hibah atau sosial dari pemerintah.

“Ormas yang ada saat ini, visi dan misinya tidak jelas. Hanya berharap bantuan dana dari pemerintah, bantuan sudah didapat, kegiatan ormas vakum walaupun tidak semua ormas seperti itu, ada juga yang intens membuat kegiatan untuk masyarakat” Terang Agus. (mad/fir/run)