Panahan Pecahkan Kebuntuan Kaltara

0
490
ilustrasi (google.com)
ilustrasi (google.com)
ilustrasi (google.com)

MBNews, Surabaya – Atlet panahan asal Kota Tarakan Hardiyanto Pratoyo akhirnya memecahkan kebuntuhan perolehan medali Kontingen Kaltara pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) remaja I di Surabaya 9-15 Desember.

Di nomor ronde nasional jarak 50 meter yang dipertandingan di Lapangan Menembak Kertajaya KONI Jatim, Kamis  (11/12/2014), Hardiyanto Pratoyo menyabet medali perunggu.

Hasil itu, mendongkrak posisi perolehan medali sementara Kontingen Kaltara dari peringkat 33 naik ke posisi 25 besar dengan 1 medali perunggu. Sementara di peringkat pertama diduduki tuan rumah Jatim dengan 21 emas, 17 perak dan 12 perunggu. Disusul peringkat kedua kontingen DKI Jakarta dengan 20 emas, 15 perak dan 9 perunggu. Sedangkan Kaltim berada di posisi ke enam dengan 3 emas, 1 perak dan 1 perunggu.

“Alhamdulillah kita mampu mencuri satu medali perunggu. Padahal panahan hanya menurunkan satu atlet saja. Sebenarnya Hardiyanto bisa saja masuk final namun yang bersangkutan kehilangan konsentrasi akibat pertandingan sempat ditunda karena hujan,” ujar Ketua Umum Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltara Steve Singgih kepada Merah Biru News.

Ia menjelaskan anak asuhnya kalah di babak semi final menghadapi atlet Jawa Barat Arpan dengan skor akhir 4:6. Dalam perebutan medali perunggu Hardiyanto Pratoyo bertemu musuh bebuyutannya asal Lampung Irfan. “Ini pertemuan keduakalinya dengan Irfan. Sebelumnya di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan kini di PON remaja. Hardiyanto kembali menang dengan skor telak aduan 7:1,” paparnya.

Steve Singgih berharap keberhasilan ini patut menjadi apresiasi Pemprov Kaltara melalui KONI. Apalagi Hardiyanto merupakan penyumbang medali pertama bagi Kontingen Kaltara.

“Mudah-mudahan bonus atlet seperti yang dijanjikan sebelumnya sebesar Rp 30 juta untuk medali perunggu perorangan dapat diberikan. Sesungguhnya bonus medali menjadi reward bagi atlet bersangkutan sekaligus memotivasi diri dalam mengembangkan prestasi di setiap kejuaraan,” harapnya. (*/run)