Pedagang Buah Musiman Mengaku Selama Ini Tidak Pernah Difasilitasi Tempat Berjualan

0
427
Penjual Buah Musiman yang mengunakan trotoar sebagai tempat berjualan (run)
Penjual Buah Musiman yang mengunakan trotoar sebagai tempat berjualan (run)

MBNews, Tarakan – Akan diberlakukannya tindakan hukum untuk penjual buah musiman yang berada di pinggir jalan protokol Kota Tarakan membuat salah satu pedagang resah menanggapi hal tersebut.

Salah satu penjual buah musiman yang biasa di sapa Sule, Minggu (24/08/2014) mengatakan, pedagang tidak lama lagi berhenti berjualan sebab musim buah tidak lama lagi selesai yang diperkirakan tersisa 20 hari kedepan.

Menanggapi tindakan yang akan Satpol PP, penjual buah tersebut meminta jika ditertibkan harus ada solusi disediakan salah satunya tempat dari pemerintah untuk menampung pedagang berjualan.

“Kami berjualan dipinggir jalan seperti ini karena dari pemerintah tidak menyediakan tempat disamping itu kami juga mencari nafkah untuk menghidupi keluarga.” Ungkap Sule.

Sule Juga menjelaskan, bahwa dirinya sangat menjaga kebersihan ketika selesai berjualan karena sangat mengerti dengan aturan pemerintah yang berkaitan tentang kebersihan kota.

“Saya berharap pihak pemerintah mengerti akan kondisi kami, jika ditertibkan kami akan rugi karena ongkos yang kami keluarkan untuk berjualan buah ini tidak sedikit dari pembelian tenda hingga pembelian buah sudah menghabiskan puluhan juta rupiah.” Jelasnya.(CTR/HFA)