Pemkot Pastikan Pembangunan Seketariat FKUB Dilanjut Tahun 2015

0
359
Peletakan batu pertama pembangunan seketariat FKUB Tarakan 3 Januari 2013 (fkubtarakan.weebly.com)
Peletakan batu pertama pembangunan seketariat FKUB Tarakan 3  Januari 2013 (fkubtarakan.weebly.com)
Peletakan batu pertama pembangunan seketariat FKUB Tarakan 3 Januari 2013 (fkubtarakan.weebly.com)

MBNews, Tarakan – Keberadaan seketariat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang saat ini pembangunannya masih berjalan terseok-seok, nampaknya mendapat angin segar dari pemerintah kota Tarakan. Pasalnya Ir.Sofian Raga,M.Si selaku Walikota Tarakan memastikan pada tahun 2015, pengerjaan proyek pembangunan seketariat FKUB Tarakan yang terletak dijalan pulau irian kelurahan kampung I/SKIP yang juga sekaligus berdekatan dengan Seketariat Pemkot Tarakan, kembali dilanjutkan .

Ketua FKUB Tarakan Zainuddin Dalila, Sabtu (11/10/2014) mengatakan, pembangunan seketariat FKUB tidak bisa berjalan mulus karena masih kekurangan anggaran, bahkan pada saat  awal pembangunan dilakukan, FKUB banyak menerima bantuan dari donatur selain anggaran dari pemerintah.

“Tentunya kita berharap pembangunan seketarian FKUB bisa kembali berjalan, mengingat seketariat FKUB merupakan wadah berkumpulnya para tokoh agama. “ Ungkap Zainuddin Dalilla

Dilain sisi, Walikota Tarakan Ir.Sofian Raga,M.Si memastikan akan menganggarkan kelanjutan pembangunan seketariat FKUB pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015 yang akan dibahas pada akhir tahun ini.

“Pada saat ada kunjungan silaturrahmi FKUB Kabupaten Malinau beberapa waktu lalu, didalam forum saya katakan pemerintah kota mendukung kelanjutan pembangunan seketariat FKUB, dan pada saat itu hadir ketua DPRD Tarakan yang juga menyetujui nantinya dianggarkan kelanjutan pembangunan seketariat para tokoh agama yang tergabung dalam FKUB.” Jelas Sofian Raga.

Adapun pembangunan seketariat FKUB sudah dimulai pada 3 Januari 2013, untuk anggaran pembangunan gedung permanen sekretariat  FKUB  bersumber dari anggaran Kementerian Agama RI tahun 2012 sebesar Rp 400 juta, dengan luas bangunan 40 x 50 meter persegi. (RUN)