Penetapan Lebaran 2016: Hari Raya Idul Fitri Jatuh Pada Tanggal 6 Juli 2016 !

0
385
Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H 2016
Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H 2016
Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H 2016
Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H 2016

Sorak-sorak gema takbir akan mengiringi hari esok saat tanggal 6 Juli 2016 mendatang, dikarenakan Penetapan Lebaran 2016 oleh sidang itsbat yang dilakukan oleh Pemerintah maupun oleh Muhammadiyah, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H jatuh pada tanggal 6 Juli 2016. Sidang isbat yang dilakukan Kemenag pukul 17.00 WIB dengan menggunakan metode penghitungan astronomi (hisab) dan melihat bulan atau rukyat dalam menetapkan 1 Syawal atau Idul Fitri 1437 Hijriah/2016 Masehi.

“Kami bersepakat, bahwa 1 Syawal 1437 H jatuh pada hari lusa, Rabu 6 Juli 2016,” ujar Menag Lukman Hakim Saifuddin di kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakpus, Senin (4/7/2016).

Lukman mengatakan keputusan itu diambil dengan berdasarkan laporan dari kurang lebih 90 titik yang ada di Indonesia. Seluruh pelapor kecuali daerah Aceh dan Sumbar (yang belum melapor karena posisinya berada di paling barat), menyatakan hilal belum tampak.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa pihaknya merujuk pada Fatwa MUI Nomor 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal dan Dzulhijjah. Fatwa tersebut menyebutkan penetapan awal Ramadan, Syawal dan Dzulhijah dilakukan berdasarkan metode hisab dan rukyat oleh pemerintah lewat Menteri Agama dan berlaku secara nasional.

Fatwa juga mengatur dalam menetapkan awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijah, Menteri Agama wajib berkonsultasi dengan MUI, ormas-ormas Islam dan instansi terkait. “Selama ini, pemerintah Indonesia mengikuti fatwa MUI yang lahir tahun 2004.

Di situ dinyatakan pemerintah mendapatkan kewenangan untuk menetapkan dengan dua metode, yaitu hisab dan rukyat. Dua-duanya digunakan,” kata Menag. Hisab, kata dia, menjadi cara untuk memastikan posisi hilal, sementara rukyat untuk konfirmasi.


Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan Lebaran 2016 jatuh pada tanggal 6 Juli 2016 melalui maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2016. Menetapkan 1 Syawal 1437 H jatuh pada Rabu, 6 Juli 2016.

Keputusan ini ditinjau berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, ijtimak jelang Syawal 1437 H terjadi pada hari ini, Senin (4/7/2016), pukul 18:03:20 WIB.

Tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta (0= -0,7° 48’ dan n\=110° 21’ BT) =-0,1 19’ 13’’ (hilal belum wujud) dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam matahari, bulan berada di bawah ufuk.

Melalui maklumat tersebut, Haedar Nasir selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah juga meminta kepada warga Muhammadiyah agar dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri berkoordinasi dan bekerja sama dengan semua aparat pemerintah daerah sehingga berjalan tertib.

Dia juga meminta warga menjaga toleransi dan saling menghormati dengan sesama umat Islam yang menunaikan shalat Idul Fitri di tempat yang berbeda dan pemeluk agama lain yang tidak menunaikan ibadah Idul Fitri karena keyakinannya.

“Pelaksanaan Idul Fitri 1437 H hendaknya tiap warga mengadakan silaturahim untuk mempererat persatuan, persaudaraan, kerukunan umat dan masyarakat dengan tetap mengamalkan prinsip hidup hemat, sederhana, dan bersahaja,” kata Haedar.

Dalam menetapkan 1 Syawal 1437 H, PP Muhammadiyah saat ini menggunakan metode hisab wujudul hilal, yakni memperhitungkan bulan baru berdasarkan hilal yang telah terwujud.


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H 🙂