Peran Organisasi Masyarakat Perlu Untuk Pembangunan Kaltara

0
730
Pj Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat memukul gong tanda dibukanya musyawarah luar biasa PDLKT (hfa)
Pj Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat memukul gong tanda dibukanya musyawarah luar biasa PDLKT (hfa)
Pj Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat memukul gong tanda dibukanya musyawarah luar biasa PDLKT (hfa)

MBNews, Tarakan – Semua organisasi masyarakat adalah bagian yang strategis untuk pengembangan percepatan pembangunan di Provinsi Kalimantan Utara, karena organisasi kemasyarakat memiliki orang-orang yang berkontribusi besar dalam pembangunan.

Hal Tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat membuka pelaksanaan musyawarah luar biasa Persekutuan Dayak Lundayeh Kalimantan Timur (PDLKT) di Gedung Wisma Patra, Sabtu (27/9/2014)

“Orang-orang yang berasal etnis dayak lundayeh yang merupakan salah satu subsuku dayak di Kaltara, memiliki peran yang besar bahkan tidak hanya di lintas Provinsi Kaltara namun juga di beberapa wilayah yang ada di Indonesia.” Ujar Irianto

Sebagai Penjabat Gubernur, Irianto terus memberikan informasi kepada kelompok organisasi masyarakat soal isu pembangunan provinsi Kaltara apalagi saat ini sedang hebohnya isu politik.

“Terbitnya Undang-undang Pilkada merupakan salah satu konsentrasi yang wajib diketahui banyak pihak dan undang-undang tersebut pasti mempengaruhi perjalanan proses politik di Kaltara.” Katanya

Irianto menaruh harapan besar bagi masyarakat dayak lundayeh di Kaltara untuk terus berperan aktif dalam pembangunan dan dapat melaksanakan musyawarah dengan lancar dan merumuskan program-program yang terbaik kedepannya.

Sementara itu Ketua Persekutuan Dayak Lundayeh Kalimantan Timur (PDLKT) Yansen TP mengatakan, musyawarah luar biasa dilakukan untuk memperbaiki program pembangunan dan nomenklatur organisasi PDLKT.

“Karena sudah berada di Kaltara, PDLKT harus menyesuaikan keberadaan organisasi yang tidak hanya pada cakupan Kalimantan Timur Saja namun juga di Kalimantan Utara dan bila perlu di wilayah provinsi lainnya.” Ungkap Yansen

Bupati Malinau tersebut menambahkan penduduk suku lundayeh tersebar banyak di Indonesia dan di Kalimantan Utara sendiri sudah banyak yang berperan aktif dalam pembangunan. (HFA)