Merahbirunews.com, Tarakan – Melihat kurangnya fasilitas pendidikan di wilayah pedalaman, perbatasan dan kawasan terpencil di Indonesia membuat gadis asli Tarakan ini tersentuh untuk berbuat sesuatu. Dalam kurun waktu 6 bulan terakhir tercetuslah ide membuat Komunitas Jendela Nusantara.

“Komunitas ini mengajak teman-teman baik mahasiswa atau sarjana untuk bisa membantu mengajar masyarakat yang tinggal di tempat yang dikategorikan 3T yakni terpencil, terluar dan tertinggal,” Kata Rahma Dina

Rahmadina_2

Saat melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di salah satu desa yang berada di Kaltara, Mahasiswi FKIP Pendidikan Guru Sekolah Dasar ini sangat sedih melihat kondisi sekolah di desa tersebut bahkan masih banyak ditemukan masyarakat yang buda huruf.

“Saat KKN itu saya mengajar orang tua yang buta huruf agar bisa membaca, disitu saya sadar ternyata tidak semua masyarakat di wilayah perbatasan sudah pernah mengenyam pendidikan dengan baik, faktornya juga banyak tidak hanya persoalan fasilitas yang kurang baik namun juga motivasi dari orang-orang tersebut,”

Melalui Komunitas Jendela Nusantara inilah siapapun bisa membantu memajukan pendidikan, karena gadis yang biasa disapa Dina ini percaya semakin banyak orang peduli pendidikan di daerah terpencil dan perbatasan hingga pedalaman, maka kemerataan pendidikan akan semakin baik.

“Selama ini banyak guru atau tenaga kependidikan yang gengsi mengajar di daerah terpencil dan lebih focus di perkotaan, selain itu fasilitas di perkotaan juga lebih baik, padahal masyarakat di kawasan pedalaman dan perbatasan memiliki hak yang sama dalam mendapatkan fasilitas pendidikan,” Ujar gadis yang tinggal di Jalan Purna Bakti Kota Tarakan ini.

Komunitas Jendela Nusantara kini masih melakukan observasi lapangan kepada sekolah-sekolah yang layak untuk dibantu dan memiiki kategori tertinggal, karena berdomisili di Kaltara tentunya sekolah-sekolah yang didata berada di Kaltara.

“Saya berharap, mendapatkan bantuan kepada masyarakat yang ada di Kaltara dan pemerintah juga diharapkan tidak tinggal diam untuk pemerataan pendidikan terutama yang belum tersentuh dengan baik,” Pungkasnya.

Biodata : Rahmadina, 20 Februari 1994, mahasiswi Universitas Borneo Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Alamat : Jalan Purna Bhakti RT 6 RW 2 Nomor 77 Karanganyar Tarakan.

Twitter : @dlnania , Facebook : Rahma Dina A , Instagram : dhinarahmadhina