Selama Ramadan, Masyarakat Tarakan Diminta Waspada Takjil Basi

0
396
Penjual takjil di salah satu pasar ramadan di Tarakan (HFA)
Penjual takjil di salah satu pasar ramadan di Tarakan (HFA)
Penjual takjil di salah satu pasar ramadan di Tarakan (HFA)

MBNews, Tarakan – Masyarakat diminta waspada sebelum membeli hidangan berbuka puasa atau takjil, karena jika tidak cermat, takjil yang beredar bisa saja tidak layak konsumsi alias basi. Kepala Instalasi Gizi RSUD Tarakan Hatijah S.Gz, Minggu (13/7/2014) mengatakan, makanan dengan bahan bersantan baik sayur, kolak, hingga jenis kue wajib diperhatikan karena sering cepat basi.

“Makanan bersantan perlu dicek lagi sebelum dibeli, jika penjual salah dalam mengolah, maka makanan tersebut basi dan tidak baik untuk dikonsumsi.” Ungkap Hatijah S,Gz

Jika dimakan dalam kondisi basi, dapat menimbulkan penyakit perut hingga diare karena kandungan bakteri yang tinggi pada makanan. Jika tidak ditangani serius, akan berakibat fatal dan puasa orang tersebut malah terganggu.

Apabila masyarakat membeli makanan yang bersantan untuk takjil, hendaknya langsung dikonsumsi dan jangan dikonsumsi lagi pada saat sahur keesokan harinya.

“Boleh juga disimpan di lemari pendingin, namun hanya tahan 1 sampai 2 hari saja, dan kandungan gizi yang terdapat dalam makanan tersebut akan hilang akibat proses pegawetan yang terjadi.” Kata Hatijah S,Gz

Saat masyarakat menemukan penjual yang menjual takjil dan basi, hendaknya segera menegur penjual tersebut, sehingga adanya perhatian dari penjual agar memperhatikan kualitas makanan yang dijual, bila perlu dapat melapor kepada Dinas Kesehatan. (HFA)