SLB Kasih Bahagia Melebur Jadi SLB Negeri Tarakan

0
391
SLB Kasih Bahagia TarakanTinggal Kenangan, Usai di Ambil Alih Pemkot Tarakan, Penerimaan Siswa Baru dilaksanakan oleh SLB Negeri Tarakan (nur)
SLB Kasih Bahagia TarakanTinggal Kenangan, Usai di Ambil Alih Pemkot Tarakan, Penerimaan Siswa Baru dilaksanakan oleh SLB Negeri Tarakan (nur)
SLB Kasih Bahagia TarakanTinggal Kenangan, Usai di Ambil Alih Pemkot Tarakan, Penerimaan Siswa Baru dilaksanakan oleh SLB Negeri Tarakan (nur)

MBNews, Tarakan – Pemerintah Kota Tarakan resmi mengambil alih Sekolah Luar Biasa (SLB) kasih bahagia Jalan Jendral Sudirman, yang selama ini dibawah naungan Yayasan Forum Anak Cacat Kota Tarakan, menjadi SLB Negeri Tarakan, Jalan Pangeran Aji Iskandar, Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara. Sehingga pada tahun ajaran baru, SLB Kasih Bahagia tidak lagi menerima siswa baru.

Walikota Tarakan Sofian Raga mengatakan, selama ini SLB Kasih Bahagia dibawah Yayasan Forum Anak Cacat Kota Tarakan, dengan telah diserahkannya SLB Kasih Bahagia kepada Pemkot, maka sekolah SLB di kota Tarakan hanya ada satu, yakni SLB Negeri Tarakan.

“Resmi SLB Kasih Bahagia melebur ke SLB Negeri Tarakan,” ungkap Sofian, disela penandatangan dokumen penyerahan SLB Kasih Bahagia oleh perwakilan Yayasan Forum Anak Cacat Kota Tarakan Khairin Madjid bersama dengan Walikota dengan disaksikan Sekretaris Kota Tarakan Khairul, Asisten III Dra.Maryam serta Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan Ilham Noor, di SLB Negeri Tarakan,Selasa (2/6/2015)

Sementara Kepala Disdik Tarakan Ilham Noor mengungkapkan, dengan telah diserahkannya SLB Kasih Bahagia kepada Pemkot Tarakan, maka untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini, tidak lagi dilakukan SLB Kasih Bahagia.

“Untuk PPDB menjadi ranahnya SLB Negeri Tarakan, sedangkan SLB Kasih Bahagia dalam masa transisi ini hanya menuntaskan proses belajar mengajar 101 siswanya yang masih ada, sehingga tidak lagi menerima siswa baru,” jelas Ilham.

Lanjut Ilham, untuk proses belajar mengajar dalam masa transisi ini, ke  101 pelajar SLB Kasih Bahagia tetap dilakukan disekolah yang bersangkutan, bagi siswa yang menginginkan untuk mengikuti pelajaran di SLB Negeri Tarakan tetap dipersilahkan.

“Bagi pelajar SLB kasih Bahagia yang ada, boleh mengikuti pelajaran di SLB Negeri Tarakan, atau tetap disekolahnya, mengingat SLB Negeri Tarakan jaraknya cukup jauh, namun secara status tetap pelajar SLB Negeri Tarakan,” ungkapnya.

Ketika ditanya bagaimana dengan nasib guru SLB Kasih Bahagia dengan pengambil alihan ini ? Ilham menggungkapkan, guru SLB Kasih Bahagia tetap mengajar untuk menyelesaikan studi pelajar yang tersisa, sambil dilakukan evaluasi.

“Gurunya tetap mengajar dan tidak diberhentikan, sambil dilakukan evaluasi. Kita berharap guru SLB Kasih Bahagia yang ada mau melanjutkan jenjang pendidikan untuk mengambil Sarjana dengan bidang khusus mengajar di SLB, sehingga nantinya bisa akomodir menjadi pengajar di SLB Negeri Tarakan,” tegas mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ini. (nur)