Tarakan “Kekurangan” Ambulance

0
362
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

MBNews, Tarakan – Keberadaan mobil ambulance saat ini sangat diperlukan warga Tarakan khususnya didaerah yang sulit terjangkau baik itu untuk menolong orang sakit hingga kepada mengantarkan Jenazah kepemakaman, sepertu halnya yang disampaikan Udin Nasruddin melalui akun Facebooknya yang menyoroti persoalan ambulance yang diperlukan warga karungan Kecamatan Tarakan Timur, dalam akun fecebook tersebut, Udin mencoba membuka mata hati Pj.Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dan juga pemimpin Tarakan untuk memperhatikan persoalan minimnya ketersediaan mobil ambulance.

Ketika dikonfirmasi terkait ketersediaan mobil ambulance di Tarakan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan Ir.Sobono Samsudi, MT mengatakan, pada dasarnya ketersediaan ambulance untuk saat ini tercukupi, pasalnya disetiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) disediakan maksimal 2 ambulance yang siaga.

“Ambulan disetiap Puskesmas maksimal ada 2, untuk daerah puskesmas Tanjung Pasir dan mamburungan memang ada 1 ambulan, sedangkan untuk daerah Puskesmas juata 1 mobil ambulance sudah tidak layak dipergunakan artinya tinggal 1 ambulance yang masih bisa difungsikan.” Jelas Subono, kepada merahbirunews.com, Rabu (15/04/2015)

Lanjut Subono, dalam penyediaan mobil ambulan Dinkes juga melihat luas wilayah yang dilayani, jarak rumah sakit dengan puskesmas, medan atau lokasi yang dilalui oleh ambulance, namun tidak menutup kemungkinan keberadaan mobil ambulan akan dievaluasi apakah nantinya perlu penambahan.

“Keberadaan ambulance juga melihat luas wilayah yang dilayani, medan yang dilayani seperti apa, Wilayah pesisir apa sudah terjangkau jalannya, bagaimana kondisi jalannya, kalau memang jalannya tersedia bagus untuk dilalui ambulance insyaallah kita layani, kita juga berharap ada peran swasta melalui Corporate Social Responsibilty (CSR) untuk bisa membantu ketersediaan mobil ambulance untuk membantu masyarakat. ” Tegasnya.

Dilain sisi, Wakil Waliota Tarakan Kheruddin Arief Hidayat,SE.,M.Si mengakui, baru mendengar adanya warga yang membutuhkan ambulance, dan hal tersebut akan di cek kelapangan. Jika memang Tarakan kekurangan ambulance tentu hal tersebut akan dievaluasi.

“Saya juga baru mendengar kekurangan ambulance tapi kita coba evaluasi, jika memang kurang kita coba anggarkan untuk pengadaan ambulance.” Ujar Arief. (nur)