Tarakan masih rawan narkoba, TNI AD yakin tidak ada personil yang terlibat

0
538
ilustrasi (newsbalikpapan.com)
ilustrasi (newsbalikpapan.com)

MBNews, Tarakan – Komando Distrik Militer 0907 Tarakan lebih memperhatikan anggotanya untuk bebas dari narkoba, baik sebagai pengguna bahkan pengedar, karena jika dari instansi Kodim sudah bersih maka penegakan di lapangan dapat lebih baik.

Komandan Kodim 0907 Tarakan Letkol Irfan Siddiq mengatakan, dalam pengentasan narkoba tidak hanya tugas tentara maupun pihak instansi keamanan lainnya utamanya Polisi, Bea dan cukai terlebih utamanya masyarakat.

“Saya yakin anggota saya bebas dari penyalahgunaan narkoba, jika ada tentu akan ditindak dengan tegas tanpa pandang bulu, karena kami sebagai prajurit TNI harusnya memberikan contoh,” Ujar Letkol Irfan Sabtu, (28/2/2015)

Diakui ada beberapa titik penyebaran masuknya narkoba masih rawan khususnya, di pelabuhan-pelabuhan kecil atau pelabuhan tikus yang minim pengawasan, apalagi beberapa kali prajurit TNI melakukan penangkapan narkoba dalam jumlah besar di Kaltara.

Karena kodim terbatas memiliki personil khususnya Babinsa yang ada di Kelurahan sehingga peran aktif masyarakat juga lebih maksimal. “Kami hanya memiliki 20 Babinsa dan setiap kelurahan hanya ditaruh Babinsa, merekalah yang sangat dekat dengan masyarakat, jadi masyarakat diminta mengkontak petugas babinsa jika ada hal yang mencurigakan,” Tambahnya

IRFAN menyarankan, sebagai salah satu instansi keamanan dalam hal antisipasi penyebaran narkoba, Kodim selalu melakukan koordinasi namun jika ada ditemukan kodim tetap akan menindak lanjut menyerahkannya kepada petugas yang berwenang. (hfa)