Terkesan Jadul tetapi rumus 3M masih jadi senjata ampuh tangkis DBD

0
330
Konsep 3 M (google)
Konsep 3 M (google)
Konsep 3 M (google)

MBNews, Tarakan – Mengantisipasi penyebaran virus demam berdarah dengue (DBD) yang ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti, Dinas Kesehatan Kota Tarakan termasuk Puskesmas yang ada di Tarakan selalu melakukan sosialisasi dan nasehat pencegahan DBD kepada masyarakat.

Menurut kepala Puskesmas Karang Rejo dr. Ishak Paloga, salah satu cara yang terkesan jadul namun ampuh yakni membagikan bubuk abate ke masyarakat secara gratis.

“Pembagian bubuk abate kepada masyarakat selalu rutin dilakukan untuk tangkis demam berdarah, karena dibeberapa titik khususnya di tengah kota sering ditemukan endemis DBD,” Ujar dr. Ishak

Membagikan bubuk abate yang dapat mencegah penyebaran penyakit DBD tidak hanya menjadi tugas instansi kesehatan, namun juga kerjasama dengan instansi terkait khususnya pemberdayaan masyarakat dinataranya TP PKK hingga petugas Posyandu di tingkat RT dan Kelurahan difungsikan.

“Beberapa kelurahan dengan binaan PKK sudah secara mandiri sering mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya DBD, karena penyakit ini termasuk kategori penyakit mematikan jika tidak ditangani dengan maksimal.

Trendnya memasuki bulan Mei tingkat penyebaran DBD selalu meningkat oleh karena itu selain bubuk abate, beberapa sektor penanggulangan efektif yang dapat dilakukan diantaranya sektor biologi dengan memelihara ikan cupang ditampungan air khususnya air hujan, kemudian sektor kimia salah satunya fogging, dan sektor fisik dengan lakukan tindakan 3M yakni Menguras, Menutup dan Mengubur. (hfa)