Tidak Ada Referensi Perlindungan Konsumen, Disperindagkop Tarakan Kesulitan Mengawasi Discount

0
390
Pengunjung yang memadati salah satu pusat perbelanjaan di Tarakan yang mengincar discount (ctr)
Pengunjung yang memadati salah satu pusat perbelanjaan di Tarakan yang mengincar discount (ctr)

MBNews, Tarakan – Mendekati lebaran, pusat perbelanjaan yang ada di Kota Tarakan mulai memanjakan pengunjung dengan berbagai macam discount atau potongan harga yang menggoda. Namun aneka discount yang saat ini minim pengawasan dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindakop dan UMKM) Tarakan khususnya bidang perlindungan konsumen.

Kasi Perlindungan Konsumen Disperindakop dan UMKM Tarakan Romli, sabtu (19/07/2014) mengatakan, untuk discount besar-besaran terjadi pada fashion atau penjualan baju dan celana, sedangkan untuk discount diluar fashion sangat sedikit pusat perbelanjaan melakukannya.

“Mulai dari pusat perbelanjaan besar hingga toko kecil, discount yang diberikan lebih condong kepada produk fashion.” Kata Romli.

Sedangkan untuk pengawasan discount yang disinyalir hanya sebuah permainan harga, menurut Romli sangat sulit dilakukan. Hal itu dikarenakan tidak adanya refrensi atau perbandingan harga yang pasti, mengingat Tarakan tidak seperti kota besar lainnya yang ada di Indonesia.

“Didaerah Tarakan bukan daerah produksi, sehingga kita kesulitan untuk mencari harga sebenarnya dari discount sebuah produk yang ditawarkan.” Jelasnya. (RUN/HFA)