Tingkatkan PAD, Perusda Tarakan Buka Bisnis Penjualan Solar Industri

0
564
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

MBNews, Tarakan – Perusahaan Daerah (Perusda) Tarakan pada tahun ini memantapkan perluasan bisnis demi meningkatkkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tarakan. Salah satu bisnis baru perusda yang siap dikembangkan adalah penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar khusus industri.

Direktur Perusda Tarakan Tigor Nainggolan, kepada merahbirunews.com mengatakan, dalam mengembangkan usaha penjualan BBM Solar khusus Industri, Perusda bertindak sebagai perusahaan pemasaran diwilayah Kalimantan Utara (Kaltara), sedangkan untuk owner perusahaan milik investor dari Jakarta yang namanya enggan disebutkan Tigor.

“Investor dari jakarta, nama kita dirahasiakan,  Kita jual dalam jumlah besar untuk industri bukan untuk masyarakat, sehingga harga jualnnya tetap harga industri.” Kata Tigor Nainggolan, Minggu ( 19/04/2015).

Lanjut Tigor, usaha penjualan BBM jenis Solar khusus Industri ini akan dimulai akhir April atau selambatnya awal Mei. Untuk solar yang dijual  didatangkan dari mana saja, bisa dari Singapura, Malaysia  dan bukan solar ilegal. Sebelum menjalankan usaha penjualan BBM Solar Industri ini, Tigor memastikkan sudah mendapatkan izin dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Izinnya sudah dikeluarkan ESDM, melalui surat niaga umum BBM.” Bebernya.

Pada saat ditanya berapa persen keuntungan yang diberikan Investor untuk Perusda dalam memasarkan Solar industri ini ? Tigor menjawab, dalam pengelolaan BBM Solar industri ini Perusda tidak bagi hasil, sesuai dengan perjanjian Perusda diberikan persenan dari perliter solar yang dijual.

“Karena dalam bisnis ini perusda tidak mengeluarkan  modal sepersenpun, tetapi pihak investor sudah siap berbagi keuntungan yakni Rp.50 rupiah perliternya, dan keuntungan perliter ini diberikan setelah dalam satu tahun penjualan solar kepihak Indsutri.” Jelas Tigor.

Adapun daerah yang dipilih sebagai bunker penyimpanan solar sekaligus Stasiun penjualan solar tersebut berada diwilayah perairan Tarakan tepatnya disekitar Pulau Sadau.

“Ini sebenarnya sudah program lama yang ingin dijalankan perusda demi mendongkrak PAD Tarakan, dan akhirnya bisa diwujudkan Tahun ini, disekitar pulau sadau kita pilih sebagai stasiun penjualan solarnya, intinya nanti ada launcing.” Tuntas mantan anggota DPRD Tarakan ini. (nur)