Xiaomi Kini Merajai Persaingan Gadget Di Tiongkok

0
378
Logo Xiaomi
Logo Xiaomi
Logo Xiaomi
Logo Xiaomi

merahbirunews.com, Xiaomi Kini Merajai Persaingan Gadget Di Tiongkok. Merk Xiaomi mungkin baru terdengar di persaingan gadget yang ada, tak seperti pendahulunya seperti Apple, Samsung ataupun Huawei. Namun, perkembangan yang pesat perusahaan Xiaomi sekarang menguasai persaingan gadget di Tiongkok yang merupakan salah satu pengguna smartphone terbanyak di dunia.

Pangsa pasar smartphone di negara Tiongkok terus bergejolak. Setelah laporan dari TrendForce beberapa pekan lalu mengungkapkan perkembangan pesat Huawei, dua buah laporan dari Canalys dan Counterpoint baru-baru ini mengabarkan bahwa Xiaomi mampu kembali menjadi pemimpin pasar di negara dengan jumlah pengguna smartphone terbesar di dunia tersebut.

Canalys mencatat bahwa pangsa Xiaomi di periode lalu mencapai 15,9 persen. Sementara itu vendor Tiongkok lain yaitu Huawei berada di posisi kedua dengan pangsa 15,7 persen berkat pertumbuhan yang impresif dari seri Honor. Apple yang sebelumnya memuncaki pangsa pasar terpaksa lengser ke tempat ketiga disusul Samsung dan Vivo.

Data Canalys ini ternyata mirip dengan hasil analisis dari firma lain yaitu Counterpoint Research. Hasil analisis Counterpoint mencatat Xiaomi memiliki pangsa 15,8 persen di tempat pertama diikuti Huawei (15,4 persen), Apple (12,2 persen), dan Vivo (8,1 persen). Sementara itu Samsung tercatat merosot dan berada di posisi kelima.

Xiaomi mampu menjadi pemuncak pasar berkat kesuksesan penjualan phablet Mi Note dan Redmi 2. Posisi Apple dinilai masih cukup bagus karena pada saat riset tersebut Apple sudah melewati masa debut penjualan iPhone 6 dan iPhone 6 Plus.

Posisi Samsung tercatat semakin tergerus karena kalah populer dengan smartphone kelas menengah Xiaomi dan Huawei. Melihat tren tersebut Samsung sekarang berfokus pada ponsel kelas menengah yang memiliki desain super tipis untuk menarik konsumen walaupun dinilai belum begitu berhasil.

Pangsa pasar smartphone di Tiongkok sendiri secara keseluruhan terlihat mengalami penurunan. Menurut Counterpoint, pengiriman total smartphone di triwulan kedua 2015 telah turun 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya walaupun tetap naik 4% jika dibanding triwulan pertama 2015.(teknoup)