Ini Dia Yang Tertua dan Termuda di DPD RI

0
612

MBNews, Jakarta – Selain Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang merupakan lembaga legislatif di tingkat pusat ada juga Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang tugasnya sebagai fungsi legislasi pertimbangan dan pengawasan kepada pemerintah. DPD RI dipilih langsung oleh rakyat pada pesta pemilihan umum dan setiap 1 provinsi ada keterwakilan 4 anggota DPD, sehingga anggota DPD RI Periode 2014-2014 berjumlah 132 anggota.Diantara beberapa anggota DPD tersebut ada anggota yang tertua dan termuda siapa saja 2 orang tersebut? Berikut ulasannya

Mudaffar Sjah
Mudaffar Sjah

Anggota DPD Tertua : Mudaffar Sjah

Mudaffar adalah Sultan Ternate, tercatat sebagai anggota tertua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Maluku. Mudaffar Sjah adalah seorang Sultan Ternate, kelahiran 13 April 1953 (79 tahun). Ia adalah anggota DPD RI yang terpilih kembali pada periode 2014-2019.

Setelah ayahnya mangkat pada tahun 1975, dia diangkat menjadi Sultan Ternate ke-48. Saat memimpin kesultanan, Mudaffar dikenal sangat dekat dengan masyarakat. Dilansir dari halaman tokohindonesia.com Ia dikenal sebagai sosok penyeru moral dan penjaga nilai kultural warga setempat. Selama 35 tahun bertakhta ia berobsesi membawa nilai-nilai keraton menjadi acuan dalam membangun karakter bangsa. Selain itu ia selalu siap terjun menemui warga kala masalah sosial terjadi di tengah-tengah masyarakat.

riri damayanti
Riri Damayanti

Anggota DPD Termuda : Riri Damayanti

Anggota DPD dapil Provinsi Bengkulu, Wanita yang lahir 4 Februari 1990 (24 tahun) tersebut tercatat sebagai senator termuda.
Saat berkampanye, Riri mengaku fokus mengurus dunia pendidikan. Menurutnya, pemenuhan anggaran pendidikan sebesar 20% masih belum maksimal.

Seperti dikuti dari merdeka.com Anak sulung dari tiga bersaudara ini menambahkan, sarana pendidikan di Indonesia kurang memadai. Tingginya tingkat ketidaklulusan di Bengkulu menjadi perhatian utamanya.Riri muda menamatkan pendidikan dari tingkat SD hingga SMA di Bengkulu. Selepas SMA, putri politisi senior Bengkulu Leny John Latief, melanjutkan pendidikannya di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Wanita cantik ini tercatat sebagai anggota beberapa organisasi, di antaranya Barescue Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Bengkulu, Bengkulu Hijabers Community, dan Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kota Bengkulu. (HFA/Berbagai Sumber)