Jelang Ramadan, Tempat Pemakaman Umum Ramai Peziarah

0
667
ilustrasi (google)
ilustrasi (google)
ilustrasi (google)

MBNews, Tarakan – Mendekati 1 ramadan 1435 Hijriyah/2014 Masehi, tradisi ziarah kubur sudah tidak asing lagi bagi sebagian umat muslim di Tarakan. Beberapa hari terakhir Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada di kota Tarakan, ramai dipadati oleh umat muslim yang berziarah kemakam keluarga.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan Zainuddin Dalila, Kamis (26/06/2014), mengatakan ziarah kubur kemakam keluarga jelang ramadan tidak menjadi masalah, melalui ziarah tersebut secara tidak langsung mengingatkan akan kematian.

“Walaupun ada beberapa kelompok yang beranggapan ziarah kubur dilarang, namun semua kembali kepada niatnya, dengan ziarah akan mengingatkan kita kepada kematian sesudah kehidupan ini.” Kata Zainuddin Dalila,

Dengan ziarah makam keluarga jelang Ramadan, keluarga yang masih hidup bisa mendoakan ampunan dan kebaikan jenazah dialam lain.

“Mendoakan kebaikan bagi orang yang sudah meninggal itu yang terpenting saat ziarah, bukan kita yang meminta doa kepada jenazah. Selain itu ziarah kubur bisa dilakukan kapan pun tanpa memandang jelang ramadan.” Tegas Zainuddin.

Zainuddin memastikan, tradisi ziarah jelang ramadan dipastikan kembali akan terjadi lagi, pada saat mendekati hari raya Idul Fitri, Sebagian umat muslim kembali berbondong-bondong mendatangi komplek pemakaman untuk menziarahi makam keluarga. (RUN/HFA)