Pemaparan Kajian Status PLN, Masih Melihat Jadwal Kesibukan Walikota

0
345
Ilustrasi (wadah-pandaringan.blogspot.com)
Ilustrasi (wadah-pandaringan.blogspot.com)
Ilustrasi (wadah-pandaringan.blogspot.com)

MBNews, Tarakan – 3 Perguruan Tinggi yang dipercaya Pemerintah Kota (Pemkot) untuk melakukan kajian akademis pengembalian status anak perusahaan PT.PLN Tarakan ke PT.PLN (Persero) Pusat, sudah menyerahkan hasil kajian tersebut kepada Pemkot Tarakan sejak 15 Desember 2014, namun sayangnya sampai saat ini, ke 3 Perguruan tinggi yang sudah menyerahkan hasil kajian belum memaparkannya dihadapan Walikota Tarakan Ir.Sofian Raga,M.Si.

Kepala Bagian Perekonomian Seketariat Pemkot yang juga ketua tim kajian pengembalian status anak perusahaan PT.PLN Tarakan Dr.Ir.M.Darwis,M.P mengatakan, 3 Perguruan Tinggi yang melakukan kajian tersebut adalah Institute Teknologi Bandung (ITB), Universitas Hasanuddin (UNHAS) , Serta Universitas Borneo Tarakan (UBT). Adapun fokus kajian yang dilakukan terkait aspek aset, hukum, administrasi, serta aspek proses pengembalian status PLN Tarakan.

“3 Perguruan Tinggi sudah melakukan kajian sejak bulan September sampai Desember.” Jelas Darwis, Jumat (16/1/2015)

Lanjut Darwis, laporan yang sudah diserahkan ke Pemkot saat ini berada di tangan Walikota Tarakan, walaupun berada ditangan Sofian Raga, Darwis memastikan hasil surey tersebut belum diketahui, mengingat tidak sembarangan orang menterjemahkan hasil kajian yang dilakukan 3 Perguruan Tinggi tersebut, sebab kajian yang telah diserahkan, menggunakan bahasa normatif sehingga perlu penjelasan dari ahlinya yakni Perguruan Tinggi yang melakukan kajian tersebut.

“Laporan hasil kajian sudah berada ditangan Walikota, kita tidak berani membuka apa hasilnya. Sebab nanti tim dari perguruan tinggi yang bersangkutan langsung memaparkannya didepan Walikota secara langsung.” Ungkapnya.

Ketika ditanya kapan hasil kajian pengembalian status PLN Tarakan ke PLN Pusat dilakukan ? Darwis belum bisa memastikan kapan kajian tersebut dipaparkan, sebab masih melihat jadwal atau waktu yang dimiliki oleh orang nomor satu dipemerintahan kota Tarakan ini.

“Belum dipaparkan didepan Walikota karena menunggu waktu atau jadwal yang dimiliki beliau (Walikota,red) sebab  Jadwal yang dimiliki Pak Sofian masih padat, jangan sampai pemaparan tersebut nantinya menjadi tergesa-gesa.” Tuntas Darwis. (run)