Pengembalian Status PLN Tarakan ke Pusat Semakin Kabur

0
515
Ilustrasi (google.com)
Ilustrasi (google.com)
Ilustrasi (google.com)

MBNews, Tarakan – Janji pemerintah kota Tarakan yang akan mengumumkan hasil kajian mengenai pengembalian status PT.PLN Tarakan ke pusat pada bulan Desember 2014 hingga kini belum juga dilakukan. Menanggapi hal ini, Gabungan Organisasi Peduli Kelistrikan Tarakan (Gopek) pun angkat bicara.

Koordinator Gopek Yudhi Hamdhani menuturkan pemerintah sudah terlalu banyak menjanjikan persoalan listrik ini kepada masyarakat Tarakan namun tidak ada satupun yang direalisasikan termasuk untuk mengumumkan hasil kajian apakah PLN Tarakan akan dikembalikan ke pusat atau tidak.

“Kemaren janjinya Bulan Desember akan di umumkan hasil kajiannya, tapi hingga kini tidak juga ada kejelasan dari pemerintah maupun dewan untuk mengumumkan hasil kajiannya, apakah PLN Tarakan ini dikembalikan ke pusat atau tidak,”kata Yudhi Hamdhani kepada MBNews Rabu, (17/12/2014).

Dijelaskan Yudhi, jika pemerintah dan dewan terus membiarkan persoalan krisis listrik ini berlarut-larut, bukan tidak mungkin Gopek dan beberapa organisasi lain akan kembali melakukan aksi dengan masa yang lebih besar pada awal tahun 2015 mendatang. Karena menurut Gopek, ada kebohongan yang dilakukan oleh pemerintah dan dewan untuk menuntaskan persoalan klasik yang terjadi di kota Tarakan ini.

“Kalau sampe akhir Desember kajian terhadap pengembalian ke pusat ini tidak juga jelas,maka kami siap kembali turun ke jalan karena ada kebohongan yang dilakukan pemerintah maupun institusi-institusi yang berkuasa di Tarakan,”tuturnya.

Sementara itu Asisten Ekonomi Pembangunan pemkot Tarakan Ir.Jamaludin ketika dikonfirmasi terkait masalah ini masih belum mau berkomentar banyak. Dia hanya mengatakan bahwa proses kajian ini paling lambat akan selesai pada bulan Desember,dan akan diumumkan pada bulan ini juga.

“Kita tunggu saja hasilnya. Kita sama-sama menunggu. Dan Insya Allah bulan Desember ini sudah ada hasilnya,” tuntas  Jamaludin singkat. (mrn/run)