Waspada! Daging Alana mulai diperjualbelikan.

0
752
Daging alana yang berbungkus plastik (run)
Daging alana yang berbungkus plastik (run)
Daging alana yang berbungkus plastik (run)

MBNews, Tarakan – Masyarakat Tarakan patut waspada ketika membeli daging sapi di pasaran, pasalnya daging alana dari tawau Malaysia selama ramadan perlahan mulai beredar dan dijual di beberapa pasar di Tarakan. Beredarnya daging yang diindikasi memiliki penyakit mulut dan kuku tersebut dilakukan secara diam diam oleh oknum penjual daging.

Menyikapi adanya daging sapi abal-abal dari tawau Malaysia dengan merk alana tersebut, Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan (Disnaktan) Tarakan memastikan akan melakukan razia daging alana dalam waktu dekat.

“Yang jelas akan dirazia tapi untuk waktu razia dirahasiakan, kita masi akan merapatkannya terlebih dahulu dengan beberapa instansi.” Kata Kepala Disnaktan Tarakan Ir.Elang Buhana, M.SI, Selasa (1/07/2014)

Elang mengungkapkan, masuknya daging ilegal asal negera serumpun tersebut ke Tarakan melalui banyak celah, khususnya melalui perairan pantai yang tidak terpantau oleh petugas kemanan.

“Kalau masuk melewati pelabuhan resmi tentu tidak mungkin, pastinya lewat jalur yang tidak terjaga oleh petugas kemanan.” Ungkap Elang.

Dilarangnya daging alana beredar dipasar kota Tarakan, tidak lain karena daging tersebut bukan daging sapi, melainkan daging kerbau yang berasal dari India dan selanjutnya dikirim ke Malaysia, dan Indonesia menjadi sasaran pangsa pasar terakhir.

Walaupun mengandung penyakit, daging alana masih diburu oleh masyarakat Tarakan. Sebab perbedaan harga antara daging sapi lokal dengan daging alana bisa selisih harga hingga Rp.60.000 per-kilogram. (RUN/HFA)