Birokrasi Berbelit, Hambat Pembangunan PLTS

0
463
ilustrasi (edivisoria.biz)
ilustrasi (edivisoria.biz)
ilustrasi (edivisoria.biz)

MBNews, Tarakan – Mimpi untuk membangun sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang mengambil lahan pembangunan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hake Babu, nampaknya masih berjalan terseok-seok. Betapa tidak keinginan Perusahaan Daerah (perusda) untuk menggarap pembangunan PLTS ini terdapat kendala dengan mekanisme birokrasi pemerintah kota Tarakan.

Selaku Direktur Perusda Tarakan Tigor Nainggolan menceritakan, pembangunan PLTS yang menggandeng investor dari cina murni untuk kepentingan masyarakat Tarakan, khususnya untuk mengatasi persoalan krisis energi listrik yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

“Pada dasarnya rencana pembangunan PLTS tidak main-main, sebab investor cina yang berminat mendirikan PLTS sudah berapa kali ke Kota Tarakan, justru dengan adanya PLTS ini bisa membantu persoalan krisis energi listrik serta mengurai sampai di TPA Hake Babu, namun proses wacana pembangunannya masih panjang akibat birokrasi yang berbelit-belit” Kata Tigor Nainggolan Minggu (31/08/2014)

Mantan Anggota DPRD Tarakan ini berharap, dikepemimpinan Sofyan Raga dan Khaeruddin Arief Hidayat pembangunan PLTS bisa didukung oleh semua stakeholder karena pembangunan PLTS berdampak positif bagi daerah Tarakan kedepannya.

“Mudah-mudahan dikepemimpinan baru ini (Walikota, red) persoalan lambannya pembangunan PLTS bisa disikapi, dan saya secara pribadi akan terus berjuang agar PLTS bisa dibangun, sebab dampak positifnya akan kita rasakan nanti.” Tegas Tigor. (NY/HFA)