IMG_2063Merahbirunews.com, Tarakan – Buku adalah jendela dunia, kata inilah yang sering digaungkan bapak ibu guru kepada muridnya dulu. Namun saat ini kata tersebut jarang diaplikasikan oleh sebagian anak-anak dan generasi muda, karena saat ini mereka lebih mementingkan Smartphone dengan aplikasi chat dan games daripada membuka dan membaca buku.

Namun anak-anak muda dari komunitas One People One Book atau satu orang untuk satu buku mematahkan anggapan generasi muda anti dengan buku bacaan, justru komunitas dari beberapa mahasiswa yang ada di Tarakan ini terbentuk ingin mengelorakan minat baca buku, terutama bagi masyarakat yang di wilayah pedalaman Kaltara yang tidak memiliki jumlah buku yang cukup atau belum punya perpustakaan.

Sarinah, Koordinator sekaligus pengagas program One People One Book kepada tim merahbirunews.com mengatakan, program ini mengajak siapapun untuk mau membaca dan menyumbangkan buku bagi mereka yang tidak memiliki banyak buku bacaan yang memadai. Selain itu jika ada pakaian dan alat tulis bekas yang tidak terpakai oleh sebagian masyarakat, dapat juga disumbangkan dan nantinya akan diberikan bagi mereka yang kurang mampu.

“Kami membentuk komunitas ini agar, minat membaca buku dari diri sendiri kami secara pribadi, keluarga kami dan masyarakat Kota Tarakan lebih digelorakan sekaligus membantu anak-anak muda di kawasan terpencil untuk mendapatkan ilmu dengan buku yang disumbangkan,” Kata Sarinah yang merupakan Anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ini

IMG_2065

Sejak setahun lalu, sudah banyak buku dan sumbangan yang diberikan dari masyarakat, dan beberapa diantaranya sudah didistribusikan di kawasan terpencil. Rencananya dalam waktu dekat, perkumpulan ini akan menyumbangkan buku dan alat tulis di salah satu sekolah di Desa Pangit Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan.

“Untuk itu kami berharap bagi masyarakat yang memiliki buku yang tidak dibaca lagi ataupun yang tersimpan di gudang dapat diberikan kepada kami karena 1 buku dapat memberikan ilmu yang bermanfaat bagi 1 anak-anak di kawasan terpencil,” Lanjut Cewek yang saat ini berkualiah di Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Borneo ini

Kedepannya, program One People One Book ini dapat dikenal dan tidak hanya populer di Tarakan namun juga Indonesia kemudian semakin banyak masyarakat yang peduli pendidikan untuk mau menyumbangkan buku

Jika pembaca merahbirunews.com berminat untuk menyumbang bisa menghubungi Sarinah di Kontak 082351783357.