PTLB Diributkan, PLN Datangkan Mesin Baru

0
316
Salah Satu Ruangan Yang Nantinya Digunakan Untuk Menempatkan Mesin Baru Berkapasitas 3,3 Megawatt (run)
Salah Satu Ruangan Yang Nantinya Digunakan Untuk Menempatkan Mesin Baru Berkapasitas 3,3 Megawatt (run)
Salah Satu Ruangan Yang Nantinya Digunakan Untuk Menempatkan Mesin Baru Berkapasitas 3,3 Megawatt (run)

MBNews, Tarakan – Ditengah kasak kusuknya pembahasan peninjauan ulang Penyesuaian Tarif Listrik Berkala (PTLB) yang dilakukan oleh Pemerintah kota (Pemkot) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan, PT.Pelayanan Listrik Nasional (PLN) mengambil langkah untuk fokus dalam memberikan pelayanan terbaiknya, hal ini terlihat dengan datangnya 3 unit mesin pembangkit listrik tenaga gas yang dipasang berdekatan dengan mesin Power Plant pembangkit listrik tenga gas 7,5 Megawatt didaerah Binalatung Kelurahan Pantai Amal Kecamatan Tarakan Timur.

Manager Teknik PT.PLN Tarakan Heni Handoko mengatakan, 3 unit mesin masing-masing berkapasitas terpasang sebesar 3,3 Megawatt (MW) Perunit, Jika kesemua mesin pembangit listrik tenaga gas berfungsi mampu menghasilkan daya sebesar 9,9 MW.

“Akhirnya mesin baru datang sebanyak 3 unit dari Jakarta, mesin sendiri merupakan buatan Dubai.” Ungkap Heni Handoko, kepada merahbirunews.com, jumat (27/03/2015).

Dijelaskan Heni, satu mesin pada saat datang langsung dibawa kebinalatung untuk dipasang, sedangkan unit mesin lainnya masih berada dipelabuhan Tarakan (Malundung,red), kedua mesin tersebut tetap akan dipasang jika pemasangan mesin yang satu sudah selesai dilakukan.

“Tujuan PLN mendatangkan mesin baru untuk bisa memenuhi semua kebutuhan peningkatan listrik di Tarakan sehingga menjadikan PLN handal dalam pelayanan listrik yang selama ini dikeluhkan masyarakat, selain itu untuk memaksimalkan pemakaian gas yang dari PT.MKI.” Tegasnya.

3 Unit mesin baru yang didatangkan tersebut menggunakan bahan bakar gas, sehingga Heni berharap nantinya kondisi gas dalam keadaan baik, walaupun saat ini gas dari MKI sedang dalam posisi nol atau mati total.

“MKI kita harapkan bisa cepat diperbaiki kondisi sumur, sehingga mampu mensuplai gas ke PLN.” Jelasnya.

Heni membeberkan, nantinya total mesin pembangkit listrik PLN jika terpasang semua mencapai hampir 65 MW, sedangkan beban puncak kelstrik di Tarakan hanya diposisi 39 MW, namun hal tersebut bukan persoalan sebab ini dilakukan untuk mengantisipasi waiting list dari 38 MW hingga mencapai 47 MW.

“Jika mesin baru beroperasi, cadangan yang bisa dihasilkan sangat besar karena daya yang dihasilkan mencapai 65 MW lebih.”

Adapun 3 unit mesin baru berkapasitas 9,9 MW didatangkan dari Jakarta dengan engine dari Dubai, mesin tersebut disewa dari konsorsium maxpower cogindo untuk memenuhi 53 persen PenyesuaianTarif Listrik Berkala (PTLB) yang pada intinyaPLN sanggup dengan beban puncak 47 MW. (run)