Wilayah Udara Perbatasan Kaltara Dengan Malaysia Relatif Aman

0
865
Komandan Satradar 225 Tarakan, Mayor Lek Afjo Herman S.T(run)
Komandan Satradar 225 Tarakan, Mayor Lek Afjo Herman S.T(run)
Komandan Satradar 225 Tarakan, Mayor Lek Afjo Herman S.T(run)

MBnews, Tarakan – Wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia di perbatasan antara Kalimantan Utara dan Malaysia relatif aman dari manuver pesawat asing. Hal tersebut berdasarkan pantauan radar dari Satuan Radar (Satradar) 225 TNI Angakatan Udara Kota Tarakan.

Komandan Satradar 225 Tarakan Mayor Lek Afjo Herman,S.T, Sabtu (28/06/2014) mengatakan, radar pemantau terus beroperasi dan memantau setiap pergerakan pesawat diwilayah perbatasan.

“Kondisi udara diperbatasan aman, tidak ada pelanggaran batas wilayah yang dilakukan oleh Malaysia atau negara lain, pesawat yang masuk kewilayah udara Indonesia mayoritas pesawat yang memiliki izin.” Kata Mayor Afjo Herman.

Jangkauan radar yang dimiliki oleh Satradar 225 Tarakan tidak perlu diragukan jangkauan daya deteksinya, ditambah dengan dukungan radar lainnya yang ada diwilayah Indonesia.

“Cukup satu radar diwilayah kaltara, jangkauannya mencapai ke negara tetangga, Sulawesi, Balikpapan, hingga pontianak.” tegasnya.

Dengan daya jangkau yang cukup jauh, diyakinkan mampu membuat Negara Malaysia maupun negara lainnya berfikir tidak melakukan manuver atau pelanggaran batas wilayah kedaulatan udara Indonesia di wilayah Kalimantan Utara. (RUN/HFA)