PLN Tarakan Kembali Ke Persero, Lelang PLTU Batal

0
696

ListrikMBNews, Tarakan – Open tender lelang IPP Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang telah dibuka oleh PLN sejak 29 September 2014 lalu terancam batal. Hal ini terjadi apabila opsi masyarakat yang meminta agar PT.PLN Tarakan dikembalikan ke pusat berhasil direalisasikan.

Sekretaris Perusahaan PT.PLN Tarakan Muyoto membenarkan hal tersebut, open tender lelang PLTU 2×10 Mega Watt (MW) yang diselenggarakan oleh PLN Tarakan untuk langkah jangka panjang menuntaskan persoalan krisis listrik ini bisa saja terhenti atau batal. Saat ini akademisi dari Universitas Hasanuddin Makassar tengah melakukan kajian untuk pengembalian PLN Tarakan ke pusat dan salah satu efek negatif dari pengembalian ke pusat ini antara lain lelang IPP PLTU berkapasitas 2x 10 Mw batal

“Kalau nanti hasil kajiannya mendapati kesimpulan bahwa memang PLN Tarakan harus dikembalikan ke pusat (Persero) lelang PLTU 2×10 MW itu kemungkinan besar batal, karena yang melakukan open tender kemarin PLN Tarakan, kalau sudah kembali ke pusat ya sudah beda lagi” Kata Muyoto, Kamis (16/10/2014)

Dijelaskan Muyoto, selain proyek tersebut akan gagal, mesin sewa yang digunakan PLN saat ini untuk menerangi kelistrikan kota Tarakan akan ditarik kembali atau dengan bahasa lain kontraknya akan berakhir, dan menyisakan mesin PLN yang asli yang hanya berkapasitas 20 MW.

Jika hal tersebut terjadi otomatis dalam perjalanannya nanti PLN Tarakan akan kembali mengalami pemadaman bergilir karena mesin yang ada tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan beban puncak kota Tarakan yang mencapai 38 MW.

“Mesin yang ada sekarang ini kan kita sewa,PLN Tarakan melakukan kontrak dengan yang punya mesin. Nah kalau PLN Tarakan sudah kembali ke persero otomatis kontrak juga berakhir. dalam perjalanannya menuju ke persero kan juga tidak bisa cepat, jadi kemungkinan terjadi pemadaman lagi.” imbuhnya.(NY/HFA)